Pekan Ini, Pergerakan IHSG Masih Lesu

Selasa, 11/03/2014

NERACA

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin awal pekan, ditutup terkoreksi 8,64 poin atau 0,18% ke posisi 4.677,25, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) juga menurun 1,71 poin (0,22%) ke level 784,97.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, indeks BEI sempat berada di area positif. Namun, aksi jual saham lebih besar sehingga IHSG terkoreksi,”Awal pekan ini, indeks BEI cenderung diwarnai aksi ambil untung setelah indeks BEI pada pekan lalu cenderung menguat," kata dia di Jakarta, Senin (10/3).

Tertekannya bursa saham di kawasan Asia, lanjut dia, menambah sentimen negatif bagi pasar saham domestik, apalagi sentimen yang ada di pasar tidak ada yang mendukung penguatan. Di sisi lain, kata Reza, aksi investor asing menambah tekanan bagi pasar saham domestik. Berikutnya, indeks BEI Selasa diproyeksikan akan bergerak konservatif dengan kencenderungan melemah.

Pada perdagangan kemarin, tercatat pelaku pasar asing membukukan jual bersih (foreign net sell) sebesar Rp284,168 miliar. Perdagangan saham di pasar reguler BEI tercatat sebanyak 236.957 kali dengan volume mencapai 4,55 miliar lembar saham senilai Rp6,11 triliun. Tercatat, efek yang bergerak naik sebanyak 137 saham, yang melemah 179 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 79 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng ditutup melemah 395,56 poin (1,75%) ke level 22.264,93, indeks Nikkei turun 153,93 poin (1,01%) ke level 15.120,14 dan Straits Times melemah 14,29 poin (0,46%) ke posisi 3.121,97.

Perdagangan sesi pertama, indeks BEI ditutup melemah 3,29 poin atau 0,07% menjadi 4.682,59. Sebanyak 141 saham menguat, 127 saham melemah, dan 95 saham bergerak stagnan. Tercatat pada perdagangan sesi pertama, nilai transaksi sebesar Rp3,180 triliun dari 2,847 miliar lembar saham diperdagangkan.

Sama dengan IHSG, saham Asia juga ditutup melemah dengan indeks Nikkei turun 154,81 poin atau 1,01% menjadi 15.119,26, indeks Hang Seng melemah 365,62 poin atau 1,61% menjadi 22.294,87, dan indeks Straits Times turun 0,45% menjadi 3.122,03.

Indeks LQ45 turun 1,11 poin atau 0,1% menjadi 785,58, Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 0,70 poin atau 0,1% menjadi 632,44, dan indeks IDX30 melemah 0,42 poin atau 0,1% menjadi 402,64. Sektor-sektor penggerak IHSG ditutup variatif, dengan sektor infrastruktur yang turun 1,5%. Sementara sektor yang mengalami kenaikan adalah sektor industri dasar 2,4%.

Adapun saham-saham yang berada di jajaran top gainers, antara lain saham PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) naik Rp100 ke level Rp13.300, PT Astra International naik Rp200 ke level Rp7.200 dan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) naik Rp25 ke level Rp745. Sedangkan saham-saham yang berada di jajaran top losers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp200 ke level Rp47.000, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun Rp75 ke level Rp8.425 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp55 ke level Rp4.360.

Diawal perdagangan, indeks BEI dibuka turun 20,65 poin atau 0,44% menjadi 4.665,24. Sedangkan indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 5,35 poin (0,68%) ke posisi 781,33. Analis Samuel Sekuritas, Aiza mengatakan, bursa Asia termasuk IHSG BEI Senin awal pekan bergerak melemah akibat data ekspor China bulan Februari yang jauh lebih buruk dari perkiraan dimana tercatat mengalami defisit US$ 22,9 miliar jauh lebih rendah dari bulan sebelumnya yang surplus,”Pelemahan bursa Asia juga diperburuk oleh data ekonomi Jepang dimana produk domestik bruto kuartal empat 2013 juga diluar perkiraan,”tuturnya.

Dia menambahkan, minimnya sentimen positif dari bursa eksternal mempengaruhi pergerakan indeks BEI. Diperkirakan IHSG bergerak ke level batas bawah di 4.674 poin. Sementara itu, analis Panin Sekuritas Purwoko Sartono mengatakan, mengawali awal pekan, IHSG BEI diproyeksikan bergerak dengan cenderung konsolidasi,”Ekspor China mengalami perlambatan, namun disisi lain data tenaga kerja AS cukup bagus dan berada diatas ekspektasi," kata dia.

Dari sisi teknikal, lanjut dia, IHSG BEI membentuk sinyal pembalikan arah ke area negatif. Indeks BEI diperkirakan bergerak di kisaran 4.665-4.720 poin. Bursa regional, diantaranya indeks Hang Seng dibuka melemah 313,86 poin (1,39%) ke level 22.346,63, indeks Nikkei turun 153,96 poin (1,00%) ke level 15.120,87 dan Straits Times menguat 16,05 poin (0,52%) ke posisi 3.120,48. (bani)