Microsoft Komitmen Berdayakan Wanita Indonesia

Sabtu, 15/03/2014

Microsoft berkomitmen untuk memberdayakan wanita di Indonesia, Microsoft Indonesia secara resmi memulai jalinan kerjasama dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi). Jalinan kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan secara simbolis oleh Nita Yudi selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) bersama Andreas Diantoro sebagai Presiden Direktur PT Microsoft Indonesia.

Nita Yudi, ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPP Iwapi) menjelaskan, pihaknya menyambut baik jalinan kerjasama IWAPI dengan Microsoft Indonesia. Iwapi berharap dengan kerjasama ini dapat memberdayakan kapabilitas teknologi anggota-anggota Iwapi tentang teknologi informasi terkini, dengan fokus pada usaha kecil dan menengah.

"Iwapi meyakini jika informasi teknologi merupakan alat dan solusi kunci untuk meningkatkan kemampuan pengusaha dan pebisnis di Indonesia. Dan melalui kerjasama ini, Microsoft dan Iwapi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anggota-anggota Iwapi tentang keuntungan menggunakan software asli," Kata Nita.

Dengan jumlah 30.000 anggota yang terdaftar di dalam skala nasional di berbagai sektor usaha, Iwapi menyadari perlu adanya upaya pemberdayaan untuk mendorong potensi yang dimiliki oleh anggota dalam rangka peningkatan daya saing dan produktivitas. Upaya pemberdayaan ini salah satunya dengan penggunaan teknologi informasi secara optimal sehingga bisa memberikan manfaat dalam hal produktivitas, efektivitas dan efisiensi kerja.

Andreas Diantoro, presiden direktur Microsoft Indonesia juga sangat antusias menyambut kerjasama antara pihaknya dengan Iwapi dan berharap kerjasama tersebut dapat memberikan manfaat untuk kedua belah pihak.

“Kerjasama ini merupakan inisiatif bagus untuk pemberdayaan teknologi informasi bagi perempuan. Bagi Microsoft, pemberdayaan teknologi informasi juga termasuk melakukannya dengan cara yang tepat, sesuai aturan hukum yang berlaku, selain dengan pelatihan, capacity building serta menggunakan peralatan dan teknologi,” kata Andreas.

“Melalui kerjasama ini kami juga ingin mengenalkan konsep “Clean IT & Cyber security” yang menyoroti pada tumbuhnya ancaman dunia cyber di era internet yang cepat berevolusi ini. Ini merupakan konsep yang kuat dan dengan tingkat pembajakan yang tinggi di Indonesia, kerjasama ini adalah cara yang tepat untuk memposisikan pesan kami dengan keterlibatan pemberdayaan TI sosial,” jelas Andreas.

Pemberdayaan teknologi informasi melalui update teknologi dan pelatihan dapat berkontribusi positif bagi perusahaan dan pengusaha itu sendiri. Microsoft Indonesia berkomitmen untuk terlibat dalam meningkatkan daya saing dan produktivitas perusahaan-perusahaan di Indonesia sehingga mereka dapat bersaing di kancah global.