Pemerintah Mulai Melirik Potensi Energi Laut

NERACA

Jakarta - Wilayah laut Indonesia memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan, salah satunya sebagai sumber energi listrik. Meski sejumlah penelitian mengenai pemanfaatan potensi laut untuk kebutuhan energi sudah lama dilakukan, namun hal itu sama sekali belum mendapat perhatian untuk dikembangkan.

"Bahkan dalam tataran kebijakan pun, cetak biru pengelolaan energi nasional mengatur semua juga energi, kecuali energi laut. Pemerintah sampai dengan tahun 2010 tidak mengakomodasi pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya energi laut," ujar anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Mukhtasor, di Jakarta, Sabtu (8/3) pekan lalu.

Melihat potensi tersebut, pemerintah mulai menaruh perhatian untuk memanfaatkan laut sebagai sumber energi. Hal itu tertuang dalam Peta Potensi Energi Laut 2014 yang telah diluncurkan. "Saya mengapresiasi mulai tahun ini Kementerian ESDM telah memecahkan telor, menandai keseriusan pengembangan energi laut melalui peluncuran Peta Potensi Energi Laut 2014 dan mempersiapkan pilot percontohan yang akan tersambung ke jaringan listrik," kata Mukhtasor.

Selanjutnya, Mukhtasor mengatakan, energi laut memiliki manfaat sangat besar bagi ketahanan energi nasional. "Pengembangan energi laut sebagai salah satu solusi dalam menghadapi tantangan ketahanan dan kemandirian energi nasional," ungkapnya. Meski demikian, terang Mukhtasor, dibutuhkan upaya dan kerja keras untuk dapat memanfaatkan potensi laut. Hal itu sudah dijalankan dalam jangka waktu terbilang lama.

"Seiring dengan kerja keras dan keuletan para pelaku dan pengembang energi laut Indonesia, akhirnya di awal 2014 ini telah dihasilkan berbagai capaian nasional yang signifikan di bidang energi laut," paparnya.

Proyek pemanfaatan energi laut tertuang dalam Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Kebijakan Energi Nasional yang telah disetujui oleh DPR menjadi PP. Kebijakan ini mengakomodir pengembangan energi laut melalui pilot percontohan, peluncuran peta energi nasional.

Selain itu, PP ini juga memuat rencana pembangunan program rintisan berupa pembangkit listrik tenaga arus laut dengan kapasitas tiga megawatt (MW). Selain itu, kebijakan ini juga akan menginisiasi kerjasama internasional program percontohan pembangunan pembangkit kapasitas 10 ribu MW. [agus]

BERITA TERKAIT

Pemerintah Serap Rp22,5 triliun dari Lelang SUN

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menyerap dana Rp22,5 triliun dari lelang enam seri Surat Utang Negara (SUN) untuk…

Pemerintah Diminta Waspadai Ketidakpastian 2018 - MESKI PERTUMBUHAN EKONOMI 3 TAHUN TERAKHIR POSITIF

Jakarta-Meski pertumbuhan ekonomi dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren cukup positif, pemerintahan Jokowi-JK tetap harus fokus terus membenahi masalah ketimpangan…

Infrastruktur jadi Senjata Pemerintah Atasi Middle Income Trap

      NERACA   Jakarta – Indonesia digadang-gadang akan keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah atau middle income trap.…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Tahan Suku Bunga Acuan

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) telah usai melakukan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18-19 Oktober 2017.…

Sinarmas MSIG Life Luncurkan 4 Produk Bancassurance - Gandeng Bank BJB

      NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG (Sinarmas MSIG Life) dan Bank BJB, berkolaborasi meluncurkan…

BTN Masuk Jajaran Perusahaan Terbaik Indonesia

      NERACA   Jakarta - Setelah berhasil meraih beragam penghargaan atas kinerjanya, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.…