Sentul City Luncurkan Sentul Tower Apartment dan The Alana Condotel Bintang 4

NERACA

Bogor - PT Sentul City Tbk. (BKSL), pengembang kota mandiri Sentul City di kawasan Bogor seluas 3.100 hektar yang berada di ketinggian 200-500 meter di atas permukaan laut sehingga anti banjir, memasarkan Sentul Tower Apartment dan The Alana Condotel bintang 4 tahap akhir di Sentul City. “Sentul Tower Apartment dan The Alana Condotel bintang 4 sangat diminati karena memiliki banyak kelebihan sehingga dalam waktu singkat hampir habis dibeli oleh masyarakat. Dan saat ini kami memasarkan tahap akhir dengan jumlah yang sangat terbatas,” ujar Hartan Gunadi, Direktur Marketing PT Sentul City Tbk.

Sentul Tower Apartment dibangun di atas lahan seluas 2 hektar yang berada di kawasan Central Business District (CBD) Sentul City. Fasilitas yang sudah ada di CBD Sentul City antara lain Rumah Sakit Pertamedika Sentul City, Mal Giant Ekstra, Pasar Bersih, dan Universitas Trisakti. Sentul City mengeluarkan investasi sebesar Rp380 miliar untuk membangun Sentul Tower Apartment.

Sentul City akan membangun dua tower dengan total apartemen sebanyak 1.400 unit. Untuk tahap akhir, Sentul City Tower Apartement hanya dipasarkan sebanyak 200 unit dengan harga mulai dari Rp200 jutaan untuk tipe studio (20,2 m2), tipe 1 bedroom (30,2 m2) seharga Rp400 jutaan, dan tipe 2 bedroom (60,4 m2) seharga Rp600 jutaan. Fasilitas yang akan disediakan di Sentul Tower Apartment antara lain tempat parkir yang luas, shooping arcade, kolam renang, taman bermain, dan roof top garden.

Wakil Presiden Direktur PT Sentul City Tbk. Andrian Budi Utama mengungkapkan, ada empat alasan dibangunnya Sentul Tower Apartment. Pertama, produk landed house Sentul City saat ini berkisar Rp800 juta hingga Rp20 miliar dengan harga tanah berkisar Rp5 juta hingga Rp10 juta per m2 sehingga Sentul City berinisiatif memberikan produk hunian di bawah Rp800 juta dalam bentuk apartemen untuk para calon konsumennnya. Kedua, pengoperasian Rumah Sakit Pertamedika Sentul City membutuhkan sarana hunian untuk para dokter dan perawat yang dekat, simple dan berkualitas sehingga apartemen adalah salah satu solusinya.

Ketiga, Sentul Tower Apartment juga akan menjadi pilihan investasi yang baik, mengingat potensi kebutuhan penyewaan hunian jangka pendek dan menengah terkait dengan kegiatan Rumah Sakit Pertamedika Sentul City. Misalnya untuk keluarga yang menunggu saudaranya yang rawat inap. Keempat, sudah beroperasinya beberapa pekantoran dan akan adanya relokasi beberapa perusahaan ke Sentul City.

Kelebihan yang dimiliki Sentul Tower Apartment antara lain yakni lokasinya strategis yakni dekat dengan pintu tol Sentul Selatan dan bersebelahan dengan Rumah Sakit Pertamedika Sentul City, Pasar Bersih, dan kawasan pendidikan, “Jika ingin menikmati kenyamanan tinggal di Sentul City dengan dana terbatas, pilihan yang tepat ya di Sentul Tower Apartment,” ujar Hartan. Saat ini pembangunan Sentul Tower Apartment sudah mencapai tahap struktur.

Sementara The Alana Condotel bintang 4 dibangun karena ingin memberikan alternatif investasi yang menguntungkan kepada masyarakat. “Kebutuhan tempat menginap di Sentul City sangat besar sekali. Terlihat dari tingginya tingkat hunian hotel yang sudah beroperasi sehingga The Alana Condotel bintang 4 akan memberikan keuntungan yang besar kepada para investor,” ujar Hartan seraya mengatakan saat ini Sentul City sudah menjadi tempat tujuan wisata karena memiliki banyak fasilitas rekreasi dan Bogor semakin diminati sebagai tempat penyelenggaraan MICE (meeting, incentive, convention, event).

The Alana Condotel bintang 4 yang memiliki 271 kamar akan dikelola oleh Aston International. The Alana Condotel bintang 4 tahap akhir dipasarkan hanya 40 unit, tipe Deluxe fully furnished standard bintang 4 dengan luas bangunan mulai 32,60 – 37,20 m2 seharga mulai Rp1,2 miliar. Sentul City mengeluarkan investasi sebesar Rp250 miliar untuk pembangunan The Alana Condotel bintang 4.

Investor akan mendapatkan beberapa keuntungan, antara lain Development Return (selama pembangunan) sebesar 10% selama 2 tahun, Rental Guarantee sebesar 16% selama 2 tahun kemudian profit sharing sebesar 50% : 50%, Break Event Point (BEP) di bawah 6 tahun, Free Service Charge dan Sinking Fund.

Saat ini Sentul City sudah memiliki banyak fasilitas penunjang yang dibutuhkan penghuni. Untuk fasilitas pendidikan misalnya, tersedia sekolah unggulan BPK Penabur, Sekolah Fajar Hidayah, Sekolah Pelita Harapan, dan Sekolah Tinggi Ekonomi Tazkia. Kemudian fasilitas gaya hidup modern Sentul International Convention Center (SICC) yang sudah sukses berkali-kali menggelar event skala nasional dan internasional, lapangan golf Sentul Highland, pusat kuliner Ah Poong, dan fasilitas rekreasi Jungle Land.

BERITA TERKAIT

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja NERACA Jakarta - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi…

BEI Suspensi Saham INDR dan BNBR

Lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham PT Indorama…

Layanan BOLT Hadir di Serang dan Cilegon

Dalam rangka perluas penetrasi pasar, BOLT sebagai pionir operator 4G-LTE di Indonesia kembali memperluas jangkauan jaringannya ke kota-kota baru. Dua…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Ini Jurus Wujudkan Indonesia Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus berupaya mewujudkan visi Indonesia untuk menjadi kiblat fesyen muslim dunia pada tahun 2020. Peluang…

Laporan Keuangan - Satu Dekade, Kemenperin Raih Opini WTP Berturut

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan keuangan…

Dukung Industri 4.0 - Kemenperin Usul Tambah Anggaran Rp 2,57 Triliun

  NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian mengusulkan tambahan anggaran pada tahun 2019 kepada DPR RI sebesar Rp2,57 triliun. Anggaran tersebut…