Garuda Suntik Modal Citilink US$ 30 Juta

Perkuat bisnis anak usaha, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) memberikan pinjaman sebesar US$ 30 juta kepada PT Citilink Indonesia. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

VP Corporate Secretary Garuda Ike Andriani menjelaskan, transaksi ini pun termasuk transaksi afiliasi yang dikecualikan dari kewajiban untuk mengumumkan keterbukaan informasi. Sebelumnya, Garuda mencatatkan penurunan laba operasi (operating income) sebesar 66,4% menjadi US$ 56,4 juta. Adapun laba bersih Garuda pada 2012 lalu mencapai US$ 168,1 juta.

Selain itu, laba bersih (income for the periode) juga mengalami penurunan sebesar 89,9% dari US$ 110,8 juta pada 2012, menjadi hanya US$ 11,2 juta di 2013 ini. Padahal, jika dilihat dari pendapatan perseroan di 2013 Garuda menutup buku dengan pertumbuhan yang cukup baik.

Adapun pendapatan operasi sebesar US$ 3,72 miliar atau meningkat sebesar 7% dibanding dengan 2012 yang hanya US$ 3,47 miliar. Selain itu, pendapatan penumpang juga mengalami peningkatan sebesar 10%, dari US$ 2,69 miliar di 2012 menjadi US$ 2,96 miliar di 2013.

Sementara PT Citilink Indonesia menargetkan dapat mengangkut 16,4 juta orang pada tahun 2015 atau tumbuh 92,5%. Selain itu, maskapai penerbangan berbiaya murah ini akan membuka 70 rute domestik dan 16 rute regional serta mengoperasikanlebih 20 unit pesawat baru. Disamping itu, Citilink juga masuk pada penerbangan regional yang maksimal menempuh maksimal 3 jam perjalan. Seperti ke Singapura, Kuala Lumpur, Penang dan Australia Selatan. (bani)

BERITA TERKAIT

Perusahaan Bisa Manfaatkan Pasar Modal - Danai Ekspansi Bisnis

NERACA Jakarta - Besarnya likuiditas di pasar modal, tentunya bisa dimanfaatkan para pelaku bisnis untuk mendanai ekspansi bisnisnya jangka panjang…

Pemkot Palembang Salurkan Bantuan Modal 1.000 UMKM

Pemkot Palembang Salurkan Bantuan Modal 1.000 UMKM NERACA Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengucurkan bantuan modal kepada 1.000 usaha…

Proyeksi Kebutuhan Gula Industri 3,6 Juta Ton di 2018

NERACA Jakarta - Direktur Jenderal Agro Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto memperkirakan konsumsi gula mentah untuk kebutuhan industri mencapai 3,6 juta…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pelindo III Cari Modal di Pasar US$ 1 Miliar

Guna mendanai ekspansi bisnisnya lebih agresif lagi, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III berencana menggalang dana dari pasar modal pada 2018…

Lagi, LPPF Buka Gerai Baru di Surabaya

Perluas penetrasi pasar, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) membuka gerai baru berkonsep specialty store kedua di Pakuwon Mall Surabaya.…

Jasa Armada Pangkas Jumlah IPO Jadi 20%

Pilih cara aman atau konservatif agar saham IPO terserap di pasar, PT Jasa Armada Indonesia menurunkan jumlah saham yang di…