Raup Untung Bisnis Souvenir Pernikahan

Sabtu, 08/03/2014

Peluang usaha souvenir pernikahan, merupakan sebuah peluang dengan tingkat penjualan ulang yang tinggi dan akan terus berlanjut dari waktu ke waktu.

NERACA

Pernikahan, sejatinya menjadi momen yang sangat spesial, karena baik mempelai pria atau wanitanya pasti menginginkan pesta pernikahan yang berkesan tak hanya untuk diri mereka tetapi juga untuk semua tamu undangan. Tak heran, segenap upaya dilakukan untuk menggelar pernikahan yang unik dan menarik.

Tak terkecuali soal souvenir pernikahan, mungkin zaman dulu kala hal ini tidaklah menjadi tradisi, tetapi kini souvenir menarik selalu diupayakan untuk diberikan sebagai kenang-kenangan kepada tamu undangan.

Dengan kata lain saat ini souvenir menjadi bagian tak terpisahkan dalam pernikahan laiknya gaun pengantin, tenda serta jamuan untuk para tamu. Hal inilah yang mendasari mengapa bisnis souvenir begitu menjanjikan. Tia salah satunya, dia dan pasangannya bernama Rudi berkeinginan memberi souvenri menarik kepada tamu. Tak heran, dia pun berkeliling untuk mencari souvenir menarik.

“Kalau menurut kita sih souvenir untuk undangan itu harus bisa memberikan manfaat bagi penerimanya. Jadi apa yang kita berikan tak lantas menjadi barang yang sia-sia, makanya saya putuskan untuk memberi kipas cantik, kan cuaca di Jakarta panas, rasanya kipas akan bermanfaat,” sebut Tia seraya diamini Rudi.

Lain dengan Tia dan Rudi, Rizka malah melihat momen pernikahan itu dapat dijadikan ladang bisnis yang cukup menggiurkan. Tetapi, karena modal yang dimiliki tidaklah besar, dia merasa tak mampu untuk membuka usaha di bidang penyewaan gaun pengantin, tenda, katering atau foto perkawinan. Maka dia mulailah dengan berjualan souvenir pernikahan.

Menurut dia keuntungan yang didapat dari bisnis ini cukup lumayan dan tentu saja modal usaha yang tidak besar. Ya, Rizka memulai usaha dengan modal Rp2 juta yang dibelikan beraneka ragam souvenir. Maklum untuk tempat usaha, Rizka memakai toko orangtuanya yang sudah tidak terpakai lagi.

“Tadinya sih saya ingin punya usaha penyewaan gaun pengantin, tetapi karena modalnya besar saya urungkan keinginan itu. Lalu, saya mulai bisnis ini, tetapi nanti kalau modal sudah cukup saya akan menunaikan keinginan saya untuk mempunyai bisnis penyewaan gaun pengantin,” kata dia tanpa putus asa.

Menurut Rizka, bisnis ini sangat menjanjikan mengingat pesta pernikahan merupakan kebutuhan manusia. Tak hanya sekedar kebutuhan saja, pernikahan pun sangat sakral, dan pastinya setiap mempelai ingin pernikahannya dapat dikenang tak hanya untuk mereka sendiri tetapi untuk semua tamu undangan.

Inilah yang mendasari mengapa bisnis ini begitu menjanjikan. Karena kini urusan souvenir pernikahan tidak langi dianggap remeh. Khususnya untuk masyarakat di perkotaan seperti Jakarta dan kota-kota lainnya.

Adapun souvenir pernikahan tersebut bisa berupa gantungan kunci, kipas, kaca kecil, dompet kecil, dan berbagai aksesoris souvenir pernikahan lainnya. Lantas bagaimana cara mendapatkan aneka souvenir tersebut. Menurut Rizka, memang alangkah lebih baik lagi jika penjual adalah seorang pengarjin souvenir. Sekalipun tidak, aneka souvenir tersebut bisa didapatkan di pasar-pasar penyedia souvenir seperti Pasar Pagi Asemka, Pasar Mester (Jatinegara) dan lain sebagainya.

“Dalam menjalankan usaha souvenir pernikahan memang lebih bagus jika anda mempunyai keahlian sendiri dalam membuat beraneka ragam souvenir, tetapi jika tidak punya keahlian tenang saja, kan banyak tuh beredar dipasaran souvenir-souvenir dengan aneka bentuk yang unik,” ujar dia.

Saran dia, jika untuk menjual kembali katakan kepada penjual souvenir tersebut bukan untuk dipakai, tetapi untuk dijual kembali. Agar penjual di pasar-pasar tersebut memberikan harga lebih murah sehingga dia dapat untung.