Bisnis Tak Hanya Bicara Keuntungan - Mempertimbangkan Risiko Bisnis

Anda mungkin sudah merasa bosan menjadi karyawan dan sangat ingin mencoba merambah sebuah bisnis agar penghasilan Anda sendiri yang menetukan. Tetapi, masalahnya, dalam membuka usaha tidaklah mudah, apalagi jika Anda adalah pemula yang terbiasa dengan pekerjaan sebagai karyawan. Pasti akan down ketika kerugian membayangi Anda.

Karena itu, ketika memutuskan membuka usaha, memiliki modal yang cukup serta mengenal jenis-jenis usaha tidaklah cukup membuat Anda sukses. Tetapi, untuk sukses Anda harus terlebih dahulu mengenal risiko dari setiap jenis investasi atau usaha yang akan Anda geluti, ini penting agar Anda terhindar dari kebangkrutan usaha.

Tentunya, setiap orang memiliki perencanaan usaha yang menguntungkan dan juga berkesinambungan. Pencapaian keuntungan dalam jangka waktu tertentu baik jangka pendek maupun jangka panjang serta besarnya modal yang digunakan, terkait dengan besarnya tingkat titik impas yang diinginkan.

Ya, titik impas yang diinginkan akan selalu terkait langsung dengan tingkat risiko yang harus ditanggung. Karena itu, Anda juga harus mempertimbangkan terhadap risiko usaha. Jangan pernah abaikan hal ini, karena jika terabaikan, maka perencanaan serta pelaksanaannya dapat membuat usaha Anda tak menentu.

Apalagi jika Anda seorang karyawan dan pemula di satu bidang bisnis, sebaiknya Anda tidak menginvestasikan uang dalam jumlah besar atau seluruh sisa pendapatan. Mulailah dengan usaha kecil-kecilan. Setelah usaha yang digarap mulai mapan tingkatkan usaha secara simultan sesuai kemampuan Anda.

Intinya, semua bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Jadi, jangan sampai diri Anda ttersiksa karena merasa terpaksa harus mengeluarkan modal dan lain sebagainya. Oleh karenanya, sangat penting jika Anda benar-benar menginvestasikan modal Anda yang berasal dari sisa pendapatan sebagai seorang karyawan.

Ya, karena dalam berusaha, menetapkan jangka waktu untuk mencapai tujuan (keuntungan) merupakan faktor penting untuk menentukan jenis usaha yang sesuai. Jenis usaha yang tepat untuk tujuan jangka panjang biasanya tidak sesuai dengan untuk tujuan jangka pendek.

Sebelum mengeluarkan modal pada satu instrumen usaha, Anda perlu mempelajari dan memahami biaya transaksi termasuk pajak yang perlu dibayarkan. Karena, perhitungan imbal hasil untuk mencapai keuntungan yang diinginkan adalah berdasarkan imbal hasil bersih setelah dikurangi modal dan juga pajak.

Yang perlu Anda catat di sini adalah membuka usaha laiknya sebuah uang koin, dimana terdapat dua sisi mata uang, dengan kata lain dalam bisnis terdapat keuntungan serta kerugian. Nah dengan memahami jenis-jenis risiko usaha, serta melakukan pengelolaan risiko, Anda dapat mengoptimalkan keuntungan usaha sembari mengkikis risiko bisnis sekecil-kecilnya.

BERITA TERKAIT

The Fed Dinilai Tak Akan Agresif Naikkan Bunga

    NERACA   Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah memprediksi Bank Sentral AS The…

Kesenjangan Barat-Timur RI Tak Bisa Segera Berakhir

Oleh: Sarwani NKRI Harga Mati !!! yel yel  ini sering kita dengar sebagai reaksi atas munculnya gerakan separatisme atau ancaman…

Wika Bitumen Perkuat Bisnis Pengolahan Aspal - Gandeng Investor Asal Cina

NERACA Jakarta – Melengkapi bisnis di sektor konstruksi dan infrastruktur, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) melalui anak usahanya PT…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Intip Usaha Minuman Alpukat Kocok - Lagi Naik Daun

Di tengah cuaca yang lagi panas-panasnya memang paling cocok kalau minum minuman dingin yang bisa menyejukkan tenggorokan. Di daerah Jalan…

Cara Menyusun Anggaran Usaha Kecil

Memulai sebuah bisnis membutuhkan modal yang tidak sedikit. Setelah modalnya ada, harus ada pengaturan anggaran supaya bisa dipakai dengan baik.…

Mengaduk Peruntungan Bisnis Keju Rumahan

Siapa yang tidak kenal keju? Produk olahan susu ini sudah sangat populer di kalangan anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Citarasanya…