Pefindo Beri Peringkat A BPD Bank Nagari

Rabu, 05/03/2014

PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat (Bank Nagari) ditegaskan berada di peringkat "idA" oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) termasuk peringkat obligasi VI/2010 yang masih beredar senilai Rp500 miliar. Hal tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (4/3).

Disamping itu, Pefindo juga menegaskan peringkat "idA(sy) untuk sukuk mudharabah I/2010 yang belum jatuh tempo sebesar Rp100 miliar dan peringkat "idA-" untuk obligasi subordinasi I/2010 dan obligasi subordinasi II/2012 yang belum jatuh tempo masing-masing sebesar Rp81 miliar dan Rp225 miliar.

Adapun prospek peringkat perusahaan adalah Stabil. Peringkat tersebut mencerminkan pasar captive Bank di provinsi Sumatera Barat dan bisnis Bank yang memberikan marjin yang tinggi dari segmen kredit konsumer. Namun, peringkat tersebut masih dibatasi oleh tingginya non performing loan (NPL) Bank dari segmen produktif dan sumber pendanaan yang terkonsentrasi.

Sebagai informasi, Bank Nagari atau BPD Sumatera Barat mengklaim hanya satu langkah lagi untuk memenuhi standar regional champion di 2014. Saat ini, bank tersebut telah mempunyai modal yang mencapai Rp 1 triliun.

Direktur Utama Bank Nagari Suryadi Asmi pernah bilang, dengan modal yang telah mencapai Rp 1 triliun, kini Bank Nagari hanya menghadapi satu persoalan lagi yaitu porsi pembiayaan. Di tahun 2014 porsi pembiayaan direncanakan 60:40. Untuk mencapai pembiayaan yang meningkat, dia mengakui bahwa perlu ekspansi besar-besaran. Namun, Bank Nagai dinyatakan masih belum mampu untuk skala besar. (bani)