Laba BRI Agro Melesat Tajam 58,78%

Senin, 03/03/2014

Keberhasilan PT Bank BRI Tbk membukukan laba bersih sepanjang 2013 sebesar Rp 21,16 triliun atau tumbuh 14,2% dibandingkan tahun 2012, rupanya di ikuti pula anak usahanya PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) yang juga mencatatkan laba bersih tumbuh tajam 58,78% di tahun 2013 menjadi Rp52,44 miliar. Pada 2012 perolehan laba bersih hanya mencapai sebesar Rp33,03 miliar.

Direktur Utama AGRO, Heru Sukanto mengatakan, kenaikan pendapatan tersebut ditopang dari pendapatan bunga bersih di tahun lalu yang mencapai Rp225,14 miliar atau tumbuh dari tahun sebelumnya Rp183,05 miliar,”Target laba dapat tumbuh 22% tahun ini. Rencananya target kredit tahun ini 20% dan DPK mencapai 17%. Kredit akan fokus pada segmen ritel, khususnya sektor agrobisnis. Begitu pula dengan DPK, penekanan pada deposan ritel utamanya tabungan," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Adapun untuk beban operasional perseroan sepanjang tahun lalu tercatat sebesar Rp158,57 miliar, sedangkan di 2012 tercatat sebesar Rp134,72 miliar, sehingga laba operasional meningkat jadi Rp66,57 miliar di 2013 dari sebelumnya Rp48,32 miliar di 2012.

Sementara itu, pertumbuhan juga terjadi pada perolehan dana pihak ketiga (DPK), di mana sepanjang tahun lalu DPK perseroan tercatat sebesar Rp4,12 triliun dibanding 2012 yang mencapai Rp3,05 triliun. Sedangkan untuk kredit yang disalurkan di 2013 mencapai Rp3,70 triliun, naik dari 2012 yang tercatat sebesar Rp2,53 triliun.

Untuk kredit bermasalah (NPL) perseroan di tahun lalu tercatat mengalami penurunan dari 2012, yakni dari 1,56% menjadi 0,95%, begitu juga dengan NIM perseroan turun menjadi 5,31% dari 6,00%, sedangkan LDR naik menjadi 87,11% dari 82,48%. Kemudian untuk asset perseroan tumbuh sekitar 26,83% menjadi Rp5,12 triliun dari total aset perseroan di akhir 2012 yang tercatat mencapai Rp4,04 triliun. (bani)