OJK Terima 30 Laporan Penipuan Investasi

NERACA

Makassar - Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 6 wilayah Sulawesi, Maluku, Papua, menerima sekitar 30 laporan pengaduan penipuan investasi.

"Berdasarkan laporan yang disampaikan ke OJK, pengaduan-pengaduan yang terkait dengan penipuan berkedok investasi, itu kan marak juga di sini. Ternyata di kawasan Indonesia bagian timur ini justru yang paling banyak di daerah Sulawesi Selatan," kata Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Rahmat Waluyanto di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (27/2), usai melantik pejabat kantor OJK Regional VI.

Namun, menurut dia, laporan tersebut memang merupakan kasus-kasus yang sedang berkembang. Kebanyakan menawarkan produk-produk keuangan dengan iming-iming tingkat imbal hasil tertentu dalam kurun waktu singkat.

"Ini harus diwaspadai, kalau penawaran itu terlalu indah untuk menjadi kenyataan, itu harus dihindari. Contoh kalau ada orang yang mengiming-imingi investasi uang dalam tiga bulan bisa memberi keuntungan melebihi deposito bank," katanya.

Misalnya, produk investasi yang menawarkan keuntungan 10% bahkan hingga 15% dalam waktu tiga bulan, sementara produk deposito bank sebesar enam persen dalam tiga bulan.

"Itu tidak mungkin, berarti kita harus paham. OJK sedang gencar-gencarnya melakukan edukasi sehingga konsumen memiliki pengetahuan untuk memahami tentang produk investasi yang baik, legal," katanya.

Termasuk, lanjut dia, ketentuan-ketentuan OJK, misalnya jika masyarakat melihat atau mengetahui terdapat penawaran dan diumumkan di media dengan janji-janji yang tidak masuk akal, harus segera dilaporkan ke OJK untuk ditindaklanjuti.

"Kita akan lakukan upaya-upaya pencegahan bersama otoritas yang lain. Kita sudah membentuk tim waspada investasi atas inisiatif OJK, tugasnya antara lain melakukan pemantauan kalau ada ditengarai tindakan-tindakan yang melanggar hukum di bidang keuangan dan berpotensi merugikan konsumen," ujarnya. [ant]

BERITA TERKAIT

Manfaat Laporan BPK?

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) baru-baru ini mengumumkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) sepanjang semester I-2017. Dari pemeriksaan itu ditemukan 1.137 ketidakpatuhan…

Minat Investasi di Pasar Modal Meningkat - Investor di Kalsel Tumbuh

NERACA Banjarmasin – Besarnya tekad PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk terus mengkampanyekan Yuk Nabung Saham dengan menggandeng beberapa perusahaan…

Bank Dunia Ingatkan Soal Investasi SDM

  NERACA Jakarta - Presiden Grup Bank Dunia Jim Yong Kim mengingatkan pentingnya investasi Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendukung…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Darmin Prediksi Inflasi Dibawah 4%

      NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan laju inflasi Indonesia bergerak ke arah…

Menkeu : Proyeksi IMF Berikan Kewaspadaan

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan proyeksi pertumbuhan ekonomi global Dana Moneter Internasional…

Sumbangan Devisa Pariwisata Masih Terbatas

      NERACA   Padang - Bank Indonesia (BI) menilai sumbangan sektor pariwisata terhadap cadangan devisa Indonesia, masih relatif…