BEI Kaji Implementasi Laporan Keuangan XBRL

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengkaji pengimplementasian sistem pelaporan berbasis "extensible business reporting language" (XBRL) yaitu format pelaporan elektronik standar global untuk mempertukarkan atau mendistribusikan informasi bisnis,”Implementasi XBRL ini dalam rangka meningkatkan efisiensi, akurasi dan keandalan pelaporan yang dilakukan emiten kepada Bursa," kata Sekertaris Perusahaan BEI, Irmawati Amran di Jakarta, Kamis (27/2).

Dia menjelaskan, XBRL merupakan standar global untuk format elektronik yang digunakan untuk mempertukarkan atau mendistribusikan informasi bisnis. Dalam implementasi XBRL, lanjut dia, semua informasi yang akan disampaikan diberikan tanda atau "tagging" yang memungkinkan komputer secara langsung mengenali informasi sehingga dapat segera diolah tanpa melakukan pengetikan ulang.

Menurutnya, standar ini memungkinkan pelaporan yang dilakukan emiten dapat dengan mudah diolah, dibandingkan atau diubah menjadi berbagai format lain. Dia menyebutkan, secara umum XBRL bukan merupakan standar akuntansi sehingga tidak mengubah apa yang sudah biasa dilaporkan emiten selama ini. XBRL hanya akan mengubah bagaimana laporan disampaikan kepada Bursa.

Kata Irmawati menambahkan XBRL juga tidak menggantikan sistem pelaporan elektronik "IDXnet" yang selama ini sudah digunakan sebagai sarana penerima pelaporan emiten, namun hanya mengubah bentuk yang digunakan menjadi yang sudah dilengkapi "tagging" XBRL, sehingga siapapun dapat dengan mudah mengolah informasi tersebut."Sebagai tahap awal, BEI akan mulai dengan menerapkan XBRL pada form laporan keuangan, meliputi empat laporan yaitu laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan arus kas dan laporan perubahan ekuitas,”ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

RAKER BANGGAR DENGAN MENTERI KEUANGAN

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) memberikan paparan saat mengikuti rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR di Kompleks Parlemen, Senayan,…

BEI Fasilitas 42 Emiten Public Expose

Perkembangan teknologi dan ekonomi digital memberikan potensi besar bagi kemajuan pasar modal Indonesia. Memanfaatkan perkembangan teknologi digital, pada tahun ini…

Kinerja Keuangan Melorot - ANJT "Kencangkan Ikat Pinggang" di Operasional

NERACA Jakarta – Terkoreksinya pencapaian kinerja keuangan PT Austindo Nusantara Tbk (ANJT) di paruh pertama tahun ini, menjadi pertimbangan emiten…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Debat Calon Ketum HIPMI - Para Peserta Unjuk Kepiawan Memimpin

Menjelang munas Himpunan pengusaha muda Indonesia (HIPMI) ke XVI tanggal 16 September 2019 mendatang, 4 Calon Ketua Umum (Caketum) HIPMI,…

Lepas 414 Juta Saham Ke Publik - Telefast Indonesia Bidik Dana IPO Rp 80 Miliar

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan emiten di pasar modal, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) bakal membawa anak usahanya PT…

Lunasi Utang Jatuh Tempo - APLN Berharap Suntikan Pemegang Saham

NERACA Jakarta – Dalam rangka menyehatkan kinerja keuangan dan termasuk memangkas beban utang, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terus…