Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp 5,4 Triliun

Bila PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) bakal membagikan dividen sebesar Rp 468 miliar atau sekitar 30% dari laba perseroan, hal yang sama juga dilakukan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) akan membagikan dividen sebesar 30% dari laba bersih 2013 atau mencapai Rp5,461 triliun. Rencana pembagian dividen ini telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Direktur Finance dan Strategy BMRI Pahala N Mansury mengatakan, rasio dividen ini bentuk apresiasi kepada para pemegang saham yang telah mendukung kinerja perseroan. Sementara itu, dari sisa laba atau sekitar 57,1%, setara dengan Rp10,39 triliun dialokasikan sebagai laba ditahan demi memperkuat struktur permodalan untuk menopang rencana bisnis ke depan.

Kebijakan dividen ini sejalan dengan komitmen Bank Mandiri untuk memberikan total return yang optimal kepada para pemegang saham,”Ini merupakan bentuk apresiasi yang optimal kepada para pemegang saham yang telah mendukung kinerja Bank Mandiri selama 2013. Meski membayarkan dividen sebesar 30 persen, namun struktur permodalan masih kuat,”kata Pahala di Jakarta, Kamis (27/2).

Dia mengatakan, perseroan juga terus melakukan penguatan modal agar memiliki ruang untuk terus tumbuh secara solid dan mampu merealisasikan rencana bisnis yang telah disusun. Selain itu, hasil RUPST juga menyetujui keputusan akuisisi 80% saham PT Asuransi Jiwa InHealth Indonesia milik PT Askes yang telah berubah menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengatakan, kehadiran Inhealth juga akan semakin memperkuat integrasi bisnis Bank Mandiri dengan anak perusahaan yang kini terus tumbuh semakin besar. Sampai akhir tahun 2013, Bank Mandiri telah memiliki sebanyak 7 anak usaha dengan total aset mencapai Rp 94,3 Triliun. Nilai aset tersebut meningkat signifikan dibanding tahun 2009 yang sebesar Rp 28,7 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

64 Bank Terdampak Status Gunung Agung

  NERACA Bali - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan sebanyak 64 bank umum dan bank perkreditan rakyat terdampak status awas…

Bank Banten Jalin Kerjasama dengan Tokopedia

NERACA Serang - PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) menjalin kerja sama dengan PT Tokopedia dalam hal kemitraan strategis…

Bank Dunia Ingatkan Soal Investasi SDM

  NERACA Jakarta - Presiden Grup Bank Dunia Jim Yong Kim mengingatkan pentingnya investasi Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendukung…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan BTEL Susut Jadi Rp 1,51 Miliar

Bisnis telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus menyusut. Tengok saja, hingga periode 30 Juni 2017 meraih pendapatan sebesar…

Saham IPO ZINC Oversubscribed 500 Kali

Kantungi dana segar hasil peawaran umum saham perdan atau initial public offering (IPO), PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menyiapkan…

Hotel dan Residensial Beri Kontribusi - Penjualan PP Properti Proyeksikan Tumbuh 60%

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus bergerilya untuk memenuhi…