Strategi Memilih Waralaba

Sabtu, 01/03/2014

Bagi sebagian kalangan, ada kalanya memiliki sebuah usaha adalah cita-cita yang sangat diidam-idamkan. Tetapi, sebagian yang lain menganggap kerja sebagai karyawan juga tak kalah hebat. Mungkin anggapan ini hanya berlaku bagi orang yang tidak mau kelar dari zona nyaman.

Ini dikarenakan mereka takut untuk memulai bisnis, takut akan kegagalan, dan ketakutan lainnya yang sering menghantui para entrepreneur pemula. Padahal, ketakutan-ketakutan tadi sesungguhnya tidak perlu lagi ada.

Karena, kini memiliki usaha sendiri dan sukses tentunya bukan hal yang sulit. Walaupun Anda minim pengalaman dalam bisnis, ada cara lainnya untuk membuka usaha dan sukses, yakni dengan terjun ke bisnis waralaba. Di sini Anda hanya cukup dengan membeli lisensi, setelah itu sebuah usaha jadi milik Anda.

Masalahnya, membeli lisensi sebuah waralaba juga tidak dapat menjamin usaha tersebut untuk sukses. Berapa banyak, pembeli waralaba gagal mengembangkan bisnis mereka. Mungkin permasalahannya, karena mereka tidak memperhatikan kualitas waralaba yang mereka beli. Alhasil, kerugian yang didapat.

Untuk itu, sebelum memutuskan untuk membeli sebuah waralaba, ada baiknya Anda perhatikan hal-hal berikut ini. Pertama, jangan pernah tergiur dengan janji waralaba yang menjanjikan keuntungan dengan titik impas (BEP) yang cepat dengan keuntungan luar biasa.

Lalu, kenali dan pelajari sistem yang dibangun pemegang lisensi (pewaralaba), hal-hal seperti aturan, pengawasan, dan sebagainya harus diperhatikan agar Anda tak membeli waralaba laiknya membeli kucing dalam karung.

Langkah selanjutnya banyak bertanya, kepada siapa? Kepada parapembeli waralaba tersebut. Dari situ Anda bisa tahu seberapa besar keuntungan yang dapat diperoleh, dan meminta kiat-kiat bagaimana megembangkan bisnis.

Terakir, perhatikan kebutuhan pasar dan persaingan yang ada. Ini adalah kunci utama bisnis ini. bagaimana produk kita akan dicari sedangkan masyarakat tidak membutuhkannya. Karena itu, cermati pasar, dan bergeraklah di waralaba yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.