Strategi Memilih Waralaba

Bagi sebagian kalangan, ada kalanya memiliki sebuah usaha adalah cita-cita yang sangat diidam-idamkan. Tetapi, sebagian yang lain menganggap kerja sebagai karyawan juga tak kalah hebat. Mungkin anggapan ini hanya berlaku bagi orang yang tidak mau kelar dari zona nyaman.

Ini dikarenakan mereka takut untuk memulai bisnis, takut akan kegagalan, dan ketakutan lainnya yang sering menghantui para entrepreneur pemula. Padahal, ketakutan-ketakutan tadi sesungguhnya tidak perlu lagi ada.

Karena, kini memiliki usaha sendiri dan sukses tentunya bukan hal yang sulit. Walaupun Anda minim pengalaman dalam bisnis, ada cara lainnya untuk membuka usaha dan sukses, yakni dengan terjun ke bisnis waralaba. Di sini Anda hanya cukup dengan membeli lisensi, setelah itu sebuah usaha jadi milik Anda.

Masalahnya, membeli lisensi sebuah waralaba juga tidak dapat menjamin usaha tersebut untuk sukses. Berapa banyak, pembeli waralaba gagal mengembangkan bisnis mereka. Mungkin permasalahannya, karena mereka tidak memperhatikan kualitas waralaba yang mereka beli. Alhasil, kerugian yang didapat.

Untuk itu, sebelum memutuskan untuk membeli sebuah waralaba, ada baiknya Anda perhatikan hal-hal berikut ini. Pertama, jangan pernah tergiur dengan janji waralaba yang menjanjikan keuntungan dengan titik impas (BEP) yang cepat dengan keuntungan luar biasa.

Lalu, kenali dan pelajari sistem yang dibangun pemegang lisensi (pewaralaba), hal-hal seperti aturan, pengawasan, dan sebagainya harus diperhatikan agar Anda tak membeli waralaba laiknya membeli kucing dalam karung.

Langkah selanjutnya banyak bertanya, kepada siapa? Kepada parapembeli waralaba tersebut. Dari situ Anda bisa tahu seberapa besar keuntungan yang dapat diperoleh, dan meminta kiat-kiat bagaimana megembangkan bisnis.

Terakir, perhatikan kebutuhan pasar dan persaingan yang ada. Ini adalah kunci utama bisnis ini. bagaimana produk kita akan dicari sedangkan masyarakat tidak membutuhkannya. Karena itu, cermati pasar, dan bergeraklah di waralaba yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

BERITA TERKAIT

Strategi TRAM Merambah Bisnis Tambang - Lewat Serangkaian Akuisisi

NERACA Jakarta - Perusahaan jasa pelayaran dan penyelenggaraan angkutan laut PT Trada Maritime Tbk (TRAM) mengubah bisnis utamanya ke sektor…

ACES Mengandalkan Strategi Promosi - Genjot Target Penjualan

NERACA Jakarta- Di balik agresifnya penambahan gerai baru dalam melakukan penetrasi pasar ritel, PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) yang…

Strategi "Survival of The Fittest" Bagi Mal

Oleh: Muhammad Razi Rahman Persaingan dalam ekonomi memang untuk para pelaku usaha yang tangguh, terutama bila kondisi perekonomian ternyata menjadi…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Intip Indahnya Potensi Bisnis Aquascape

Bermula dari kesenangannya terhadap ikan, Wendy Kurniawan akhirnya menekuni seni menata aquarium atau yang saat ini lebih dikenal dengan istilah…

Langkah Memulai Bisnis Restoran

  Banyak orang yang bermimpi membuka restoran mereka sendiri. Tapi, mengelola restoran tidak bisa sembarangan jika Anda ingin meraup sukses.…

Kerjasama Syariah - Gurihnya Untung Usaha Seblak Raja Pedas

Usaha seblak adalah pilihan tepat bagi Andri Waryadi. Pasalnya dengan tawaran kerja sama dan berbagai kelebihan yang mulai dari varian…