TOLAK BARANG PALSU

Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Roy A Sparringga, Ketua umum Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) Widyaretna Buenastuti dan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Robert O Blake (kiri kekanan) berbincang disela-sela acara jumpa pers terkait data peredaran obat palsu dan kosmetika palsu di Jakarta, Rabu (26/2). Tingkat peredaran obat palsu dan kosmetik palsu yang membahayakan kesehatan masyarakat di Indonesia masih sangat tinggi. Hasil riset Victory Project yang melibatkan 157 outlet penjualan obat di Indonesia terhadap 518 tablet obat Sildenafil baru-baru ini, misalnya, menunjukkan bahwa tingkat pemalsuan obat tersebut mencapai 45%.

BERITA TERKAIT

KPK Dorong Keluarnya Perma Soal Barang Rampasan

KPK Dorong Keluarnya Perma Soal Barang Rampasan NERACA Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong keluarnya peraturan Mahkamah Agung (perma)…

Glodok Jadi Tujuan "Hunting" Barang Elektronik

      NERACA   Jakarta - Kawasan glodok dikenal dengan penjualan barang-barang elektronik. Sejumlah kawasan glodok seperti Pasar Glodok,…

Pengusaha Tolak Kebijakan Lelang Gula Rafinasi

NERACA Jakarta – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menolak rencana pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang akan menerapkan perdagangan gula kristal…

BERITA LAINNYA DI BERITA FOTO

KUNJUNGAN MARQUEZ DAN PEDROSA

Dua pembalap MotoGP tim Honda Marc Marquez (depan kiri) dan Dani Pedrosa (depan kanan) disaksikan President Director AHM Toshiyuki Inuma…

PENINGKATAN SAHAM KIOSON

Suasana perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (17/10). Bursa Efek Indonesia menerbitkan surat pengumuman…

STOK RASTA BULOG

Pekerja memeriksa stok beras di gudang Bulog Serang, Banten, Selasa (17/10). Bulog setempat menyalurkan rasta (beras rakyat prasejahtera) sebanyak 810…