Jalur Distribusi Bancassurance akan Diperkuat

Tingkatkan Premi

Kamis, 27/02/2014

NERACA

Jakarta - PT Asuransi Sinarmas MSIG Life mengatakan bahwa jalur distribusi bancassurance masih mendominasi saat ini. Oleh karena itu, perseroan juga tengah memperkuat jalur distribusi bancassurance. Sementara untuk jalur distribusi keagenan, perusahaan asuransi joint venture antara PT Asuransi Jiwa Sinarmas dengan Mitsui Sumitomo Insurance ini, tetap diperkuat dalam rangka meningkatkan perolehan premi.

Direktur Utama Asuransi Sinarmas MSIG Life, Johnson Chai mengatakan, saat ini besaran bancassurance berada dikisaran 80%. Sementara itu, sebanyak 18% berada di jalur distribusi keagenan. Sisanya berada di jalur distribusi DMTM (direct marketing telemarketing) dan EFC (executive financial consultant).

“Target premi diharapkan akan tumbuh 30% pada tahun ini. Kami juga akan mengembangkan agency dan ditingkatkan kualitasnya. Mungkin akan ada yang keluar atau clean up yang kurang produktif. Ditargetkan agen kita sebanyak 10 ribu,” kata Johnson, di Jakarta, Rabu (26/2).

Selain jalur distribusi keagenan, lanjut dia, Sinarmas MSIG Life juga akan bekerjasama dengan institusi keuangan yang pusatnya berada di Jerman. Kerja sama ini diharapkan akan memperkuat segmen reguler premium. Namun, belum bisa dijelaskan secara terperinci karena masih dalam tahap perkembangan.

Johnson menambahkan, sebagai perusahaan asuransi jiwa, perseroan mempersembahkan inovasi melalui rangkaian SMiLe Series. Rangkaian SMiLe Series merupakan solusi perlindungan terbaik bagi masyarakat serta konsumen di Indonesia yang memprioritaskan keamanan dan kenyamanan dalam proses memenuhi kebutuhan finansial.

Rangkaian SMiLe Series terdiri dari SMiLe Ladies, SMiLe Education, SMiLe Pension, SMiLe Health dan SMiLe Life dengan manfaat yang beragam mulai dari asuransi kesehatan dan santunan rawat inap, proteksi pendapatan, tabungan dan investasi pendidikan serta kenyamanan finansial di hari tua.

Variasi yang ditawarkan oleh Sinarmas MSIG Life melalui SMiLe Series ini secara lengkap menonjolkan solusi perlindungan pada setiap tahapan kehidupan seseorang, dimulai pada masa lajang, berkeluarga, memiliki buah hati, hingga memasuki masa pensiun.

“Dengan hadirnya rangkaian SMiLe Series, masyarakat Indonesia dapat memiliki proteksi finansial yang optimal terhadap berbagai risiko kehidupan yang mungkin terjadi serta memiliki perencanaan tabungan serta investasi yang maksimal,” ujar Johnson.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan, Kementerian Kesehatan, jumlah pasien keluar hidup di rumah sakit pada 2010 sebesar 2,358 juta pasien atau sebesar 6.620 pasien/hari. Sementara menurut BPJS Ketenagakerjaan, sebanyak 103.074 kecelakaan kerja atau 282 kasus per hari atau 12 kasus per jam telah terjadi di sepanjang 2012. [ardi]