Jalur Distribusi Bancassurance akan Diperkuat - Tingkatkan Premi

NERACA

Jakarta - PT Asuransi Sinarmas MSIG Life mengatakan bahwa jalur distribusi bancassurance masih mendominasi saat ini. Oleh karena itu, perseroan juga tengah memperkuat jalur distribusi bancassurance. Sementara untuk jalur distribusi keagenan, perusahaan asuransi joint venture antara PT Asuransi Jiwa Sinarmas dengan Mitsui Sumitomo Insurance ini, tetap diperkuat dalam rangka meningkatkan perolehan premi.

Direktur Utama Asuransi Sinarmas MSIG Life, Johnson Chai mengatakan, saat ini besaran bancassurance berada dikisaran 80%. Sementara itu, sebanyak 18% berada di jalur distribusi keagenan. Sisanya berada di jalur distribusi DMTM (direct marketing telemarketing) dan EFC (executive financial consultant).

“Target premi diharapkan akan tumbuh 30% pada tahun ini. Kami juga akan mengembangkan agency dan ditingkatkan kualitasnya. Mungkin akan ada yang keluar atau clean up yang kurang produktif. Ditargetkan agen kita sebanyak 10 ribu,” kata Johnson, di Jakarta, Rabu (26/2).

Selain jalur distribusi keagenan, lanjut dia, Sinarmas MSIG Life juga akan bekerjasama dengan institusi keuangan yang pusatnya berada di Jerman. Kerja sama ini diharapkan akan memperkuat segmen reguler premium. Namun, belum bisa dijelaskan secara terperinci karena masih dalam tahap perkembangan.

Johnson menambahkan, sebagai perusahaan asuransi jiwa, perseroan mempersembahkan inovasi melalui rangkaian SMiLe Series. Rangkaian SMiLe Series merupakan solusi perlindungan terbaik bagi masyarakat serta konsumen di Indonesia yang memprioritaskan keamanan dan kenyamanan dalam proses memenuhi kebutuhan finansial.

Rangkaian SMiLe Series terdiri dari SMiLe Ladies, SMiLe Education, SMiLe Pension, SMiLe Health dan SMiLe Life dengan manfaat yang beragam mulai dari asuransi kesehatan dan santunan rawat inap, proteksi pendapatan, tabungan dan investasi pendidikan serta kenyamanan finansial di hari tua.

Variasi yang ditawarkan oleh Sinarmas MSIG Life melalui SMiLe Series ini secara lengkap menonjolkan solusi perlindungan pada setiap tahapan kehidupan seseorang, dimulai pada masa lajang, berkeluarga, memiliki buah hati, hingga memasuki masa pensiun.

“Dengan hadirnya rangkaian SMiLe Series, masyarakat Indonesia dapat memiliki proteksi finansial yang optimal terhadap berbagai risiko kehidupan yang mungkin terjadi serta memiliki perencanaan tabungan serta investasi yang maksimal,” ujar Johnson.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan, Kementerian Kesehatan, jumlah pasien keluar hidup di rumah sakit pada 2010 sebesar 2,358 juta pasien atau sebesar 6.620 pasien/hari. Sementara menurut BPJS Ketenagakerjaan, sebanyak 103.074 kecelakaan kerja atau 282 kasus per hari atau 12 kasus per jam telah terjadi di sepanjang 2012. [ardi]

BERITA TERKAIT

YPA-MDR Fokuskan Prestasi Akademik Tahun 2018 - Tingkatkan Mutu Pendidikan Prasejahtera

Sebagai bentuk komitmen tingkatkan mutu di daerah prasejahtera, PT. Astra International Tbk melalui Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim…

China Diprediksi Akan Lewati AS Sebagai Pasar Otomotif Terbesar

China diproyeksikan akan melewati Amerika Serikat (AS) sebagai pasar otomotif terbesar dunia pada 2022, menurut Chief Executive Officer Nissan Motor…

RI-Inggris Berpeluang Tingkatkan Kerjasama Sektor Industri

NERACA Jakarta – Indonesia dan Inggris berpeluang untuk meningkatkan kerja sama ekonomi yang komprehensif terutama di sektor industri. Untuk itu,…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

OJK Sebut Bumiputera Dalam Kondisi Normal - Dari Sisi Bisnis dan Pendanaan

  NERACA Jakarta - Para pemegang polis dan mitra kerja Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 kini bisa bernafas lega…

Kementerian PUPR Segera Teken MoU dengan BTN terkait KPR FLPP

  NERACA Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan memastikan bahwa PT Bank…

BNI Sosialisasikan BNI Yap di Java Jazz

  NERACA Jakarta - Untuk memanjakan para penggemar musik jazz Indonesia serta menyosialisasikan alat pembayaran baru pada pagelaran musik Jakarta…