PTPN V Terus Matangkan Rencana IPO

Menjelang penawaran saham perdana atau IPO tahun ini, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V terus berbenah diri untuk mematangkan segala persiapan menjadi perusahaan public, “PT PN V terus berbenah diri dengan target tahun 2014 sudah bisa IPO," kata Asisten Humas PTPN V Risky Atriyansyah dalam siaran persnya di Pekanbaru, kemarin.

Dia menuturkan, saat ini PTPN V dan PTPN VII belum bisa melakukan IPO karena harus memenuhi beberapa persyaratan antara lain adanya tahapan perampingan dan pembentukan holding BUMN Perkebunan. Menurutnya, untuk melakukan pembentukan holding, tentunya mulai dari PTPN I hingga PT.PN 14 harus berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai payung hukum pembentukan holding.

Lanjutnya, PP yang dibutuhkan tersebut belum diterbitkan sehingga sembari menunggu peraturan pemerintah tersebut perusahaan terus berbenah diri antara lain menerapkan tata kelola perusahaan yang baik."PTPN berkeinginan kuat untuk bisa mengikuti IPO sebab penawaran umum saham perdana yang dilakukan oleh perusahaan akan memberi kesempatan untuk memperluas usaha, memperbaiki atau mengoptimalkan struktur keuangan dan permodalan serta menimbulkan rasa kepemilikan dari "stake holder,”ungkapnya.

Selain itu, keuntungan dengan melaksanakan IPO adalah perusahaan bisa menjaga kelangsungan usaha dari kemungkinan perpecahan antar-founders, di samping meningkatkan produktiVitas karyawan, profesionalisme manajemen serta bisa meningkatkan "company image dan company value".

Di samping itu, setelah menjadi perusahaan publik perusahaan bisa memperoleh sumber pendanaan baru untuk pengembangan modal dan ekspansi usaha, di samping memberikan "Competitive Advantage", melakukan merger atau akuisisi perusahaan lain. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Kewenangan Perhitungan Kerugian Negara - Mengembalikan Peran dan Pungsi BPK Pada Khittahnya

Kasus gagal bayar klaim PT Asuransi Jiwasraya menjadi perhatian publik dan termasuk pelaku industri asuransi yang mengaku khawatir bakal memberikan…

BTN Buyback Saham Senilai Rp 275 Miliar

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melakukan pembelian saham perseroan atau buyback saham berkode BBTN tanpa melalui Rapat Umum Pemegang…

Ultrajaya Milk Raup Laba Rp 1,03 Triliun

Sepanjang tahun 2019, PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. (ULTJ) mencatatkan laba Rp1,03 triliun atau tumbuh 47,94% dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Ancaman Covid-19 - Reksa Dana Terproteksi Marak Diterbitkan

NERACA Jakarta – Meskipun kondisi pasar modal saham lesu, namun minat penerbitan produk investasi di pasar masih ramai. Berdasarkan siaran…

Jaga Stabilitas Harga Sahan - Telkom Buyback Saham Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Melaksanakan anjuran dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah untuk memperbaiki ekonomi dan melakukan stabilisasi harga saham…

Dukung Physical Distancing - Sisternet-Siberkreasi Lakukan Kelas Edukasi Online

NERACA Jakarta - Mewabahnya COVID-19 di Indonesia tidak menghalangi PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui Sisternet untuk terus melanjutkan…