Sumber Energi Lepas Saham Mitratama US$ 120 Juta

Rabu, 26/02/2014

NERACA

Jakarta- PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) akan menjual seluruh kepemilikan saham di anak usahanya, PT Mitratama Perkasa (PTMP) senilai US$120 juta. Alasannya, perseroan sedang mengalami kesulitan keuangan yang disebabkan turunnya harga batu bara di pasar. Informasi ini disampaikan manajemen perseroan dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (25/2).

Disebutkan, jumlah saham anak usaha yang akan dijual perseroan sebanyak 3.600 lembar saham atau setara dengan 30% dari modal ditempatkan dan disetor. Selanjutnya, untuk melaksanakan niatan ini perseroan akan meminta persetujuan terlebih dahulu dari pemegang saham perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang direncanakan pada 27 Maret 2014. Apalagi rencana transaksi penjualan saham yang akan dilakukan melebihi dari 50% ekuitas perseroan.

Perseroan telah menunjuk penilai independen untuk melakukan valuasi atas 30% saham PT Mitratama Perkasa (PTMP). Adapun, penilai independen yang ditunjuk adalah Jennywati, Kusnanto & Rekan. Berdasarkan hasil penilaian independen itu, nilai pasar wajar PTMP per 31 Desember 2013 adalah sebesar US$ 116 juta. Angka ini lebih rendah dari target nilai transaksi yang dibuat manajemen ITMA.

Berdasarkan keterbukaan informasi hari ini, Selasa (25/2), manajemen ITMA bilang, penilai independen menjelaskan dasar penilaian berbasis pada kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan serta peraturan pemerintah.

Sedangkan, metode penilaian yang digunakan dalam penilaian PTMP adalah metode diskonto pendapatan ekonomi mendatang (discounted future economic income method atau discounted cash flow/DCF) dan metode kapitalisasi kelebihan pendapatan. Secara garis besar, tak ada penyesuaian signifikan yang dilakukan penilai independen terhadap target kinerja PTMP yang dinilai.

Dalam melakukan valuasi, penilai independen mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban PTMP. Penilai Independen juga mengasumsikan tidak terjadi perubahan material dari tanggal penilaian sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian.

Diketahui, emiten perdagangan batu bara ini sebelumnya mengakuisisi saham PT Mitratama Perkasa (PTMP) pada 16 Agustus 2012 melalui perjanjian jual beli saham dari PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Dengan pengalihan saham oleh Sumber Energi Andalan, maka otomatis Bumi Resources telah resmi melepas seluruh kepemilikan sahamnya di Mitratama Perkasa. Selanjutnya, kepemilikan saham Mitratama Perkasa sebesar 30% dimiliki oleh perseroan, sedang 70% sisanya dimiliki oleh PT Nusantara Pratama Indah.

Sepanjang tahun 2013, perseroan mencatatkan laba bersih menjadi US$20,13 juta dari perolehan tahun 2012 yang tercatat sebesar US$8,69 juta. Pencapaian laba bersih ini ditopang dengan adanya kenaikan pada pendapatan bunga, bagian atas hasil bersih entitas asosiasi serta penjualan aset tidak lancar. Tercatat, meski mencatatkan kenaikan laba bersih di tahun 2013, pendapatan perseroan anjlok sebesar US$327,700 dari sebelumnya US$2,09 juta di 2012. Adapun kenaikan pada pendapatan bunga sebesar US$15,735 serta bagian atas hasil bersih entitas asosiasi sebesar US$18,84 juta dan dari penjualan aset tidak lancar sebesar US$1,81 juta. Sementara itu, jumlah aset perseroan sebesar US$54,42 juta dari sebelumnya US$34,63 juta di akhir Maret 2013 dengan posisi kas dan setara kas akhir periode 2013 tercatat sebesar US$2,27 juta. (lia)