Tingkatkan Kinerja, Logindo Beli Satu Kapal - Investasikan Dana US$ 17 Juta

NERACA

Jakarta – Dalam rangka menunjang dan meningkatkan kinerjanya, PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) menambah lagi armada kapal Perseroan dengan membeli satu unit kapal AHTS DP2 system berkapasitas 8.000 hp senilai US$17 juta.

Presiden Direktur PT Logindo Samudramakmur Tbk Eddy K. Logam menyebutkan, kapal tersebut dibeli dari Singapura pada bulan ini dalam rangka menunjang program ekspansi perseroan seiring dengan permintaan pasar yang meningkat saat ini,”Dengan pembelian tersebut, jumlah armada kapal OSV Perseroan telah mencapai 60 unit”, katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (24/2).

Sementara itu, terkait pendanaannya, perseroan memperoleh 70% dari dana pembelian kapal AHTS dari bank UOB Singapore melalui pinjaman jangka panjang selama 5 tahun. Sedangkan sisa 30% dari modal perseroan sendiri.

Disebutkan, untuk struktur pendanaan ini konsisten dan sesuai dengan kebijakan pendanaan perseroan yang dianggap sangat cost-effective untuk menunjang kegiatan operasi dan arus kas, perusahaan yang bergerak dalam bidang pelayaran dengan fokus pada kapal penunjang kegiatan angkutan lepas pantai (offshore support vessels, OSV) bagi industri minyak dan gas bumi ini.

Sementara itu, perseroan memproyeksikan kinerja keuangan tahun buku 2013 akan mengalami peningkatan yang tajam dibanding periode sebelumnya. Chief Financial Officer (CFO) Perseroan, Sundap Carulli, menyatakan berdasarkan laporan keuangan in-house pendapatan perseroan mencapai US$59 juta. Atau meningkat 73% dari tahun sebelumnya. Adapun untuk laba bersih mencapai sekitar US$16,5 juta atau naik 86% dari tahun 2012.

Sementara itu, di tahun ini perseroan juga tengah mengikuti berbagai tender dengan nilai mencapai US$160 juta. Hal ini didorong adanya sejumlah perusahaan yang telah merencanakan eksplorasi di laut dalam dengan kebutuhan kapal pengangkut dengan daya tahan tinggi. Dengan begitu, beberapa tender sudah dimulai diikuti perseroan.“Kita sudah ikut proses tender dengan total nilai tender US$160 juta. Kita optimis bisa ambil bagian karena fundamental perusahaan yang bagus”, katanya.

Sementara itu, Direktur PT Logindo Samudramakmur Tbk Rudy Kusworo menuturkan, peluang perseroan untuk tumbuh sangat terbuka mengingat kompetitor yang bergerak di sektor yang sama hanya satu pemain yakni PT Wintermar Offshore Marine Tbk.“Di Indonesia baru ada dua perusahaan kapal offshore yang listing. Sementara Malaysia ada 20 perusahaan offshore yang listing, sehingga ada peluang tumbuh. Sekarang pemerintah buka eksplorasi tingkat tinggi, supaya ada sumur baru”, paparnya.

Mengenai kinerja perseroan, dia mengungkapkan hingga akhir Desember 2013 sesuai target perseroan. Dengan net profit yang diperkirakan berada di atas US$15 juta atau naik 70%-80%. Sementara revenue juga di atas US$55 juta atau tumbuh sekitar 70% hingga 80%. (nurul)

BERITA TERKAIT

Kembangkan Inftastruktur dan SDM - Rifan Financindo Bidik Transaksi 1,5 Juta Lot

NERACA Jakarta – Sukses mencatatkan performance kinerja yang positif di tahun 2018 kemarin, menjadi alasan bagi PT Rifan Financindo Berjangka…

Lagi, Aperni Jual Kapal Tidak Produkif

Dinilai sudah tidak lagi produktif, PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) resmi mendivestasi aset perusahaan berupa kapal, yaitu kapal…

Aksi Beli Bawa IHSG Kembali di Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (16/1)kemarin, indeks harga saham gabungan ditutup naik tipis…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…