Pelayaran Nasional Buyback 250 Juta Saham

PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) menyiapkan dana US$ 4 juta untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback) sebanyak-banyaknya 250 juta saham di publik. Disebutkan, buyback saham sekitar 6,6% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan akan dilakukan secara bertahap mulai 25 Maret 2014-24 September 2015.

Hal tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Disebutkan, dengan aksi korporasi ini, perseroan memperkirakan akan menyebabkan aktiva, ekuitas dan laba menurun. Namun, perseroan optimis transaksi tersebut tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha perseroan.

Berdasarkan asumsi tersebut, jumlah aset peseroan akan berkurang menjadi US$ 160,27 juta dari US$ 164,27 juta, laba tahun berjalan menjadi US$ 5,5 juta dari US$ 5,42 juta dan ekuitas menjadi US$ 71,51 juta dari US$ 75,51 juta.

Dalam aksi korporasi ini, perseroan telah menunjuk PT Equity Securities Indonesia. Sementara saham hasil buyback, rencananya akan disimpan sebagai treasury stock dalam jangka waktu tidak lebih dari 3 tahun, namun perseroan dapat menjualnya sewaktu-waktu jika harganya telah meningkat.

Sementara itu, perseroan sepanjang tahun lalu mencatat penurunan laba bersih sebesar 23,4% menjadi US$ 5,5 juta dibanding tahun sebelumnya US$ 7,01 juta. Turunnya laba bersih tersebut karena meningkatnya beban langsung perseroan, meski pada tahun lalu pendapatan mencatat kenaikan.

Sebagai informasi, pendapatan perseroan naik 8,66% menjadi US$ 37,28 juta dari US$ 34,31 juta. Namun, beban langsung meningkat mencapai 30,73% menjadi US$ 23,74 juta dibanding tahun sebelumnya US$ 18,16 juta. Hal ini menyebabkan laba bruto menyusut menjadi US$ 13,54 juta dari US$ 16,15 juta. Di samping itu, beban usaha juga mengalami kenaikan menjadi US$ 2,66 juta dari US$ 1,73 juta, sehingga menyebabkan laba usaha tergerus menjadi US$ 10,61 juta dari tahun sebelumnya US$ 12,48 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

Menaker Klaim Fasilitasi Penempatan Kerja 8 Juta Orang

    NERACA   Bekasi - Kementerian Ketenagakerjaan mengklaim telah memfasilitasi penempatan kerja kepada delapan juta lebih angkatan kerja dalam…

Lagi, BEI Suspensi Saham Mahaka Media

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) pada perdagngan saham Rabu (19/9).…

Saham Pratama Abadi Masuk Efek Syariah

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Keputusan Dewan Komisioner OJK terkait dengan penetapan efek syariah yaitu Keputusan Nomor:…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…