Saratoga Miliki 2,1 Miliar Saham Mitra Pinasthika

NERACA

Jakarta- PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) menambah kepemilikan saham PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX). Penambahan kepemilikan saham ini dilakukan melalui pembelian saham MPMX dari pemegang saham lain, Ciroden Alliance Limited dan Excel Dragon Overseas Inc. Informasi ini disampaikan Seketaris Perusahaan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, Ira Dompas di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Disebutkan, perseroan membeli saham MPMX sebanyak 95.052.898 dengan harga Rp1.500 per saham. Alhasil, perseroan mengucurkan dana untuk beli saham MPMX sebesar Rp142,68 miliar. penambahan saham ini dilakukan melalui mekasnis crossing di Bursa Efek Indonesia dan tanggal transaksi pada 18 Februari 2014. Dengan begitu, perseroan memiliki saham di MPMX sebanyak 2.107.491.898. “Tujuan transaksi ini untuk investasi.” kata Ira.

Dalam pengembangan usahanya di tahun ini, Saratoga Investama Sedaya Tbk berencana meningkatkan portofolio investasinya. Perseroan disebut-sebut tengah mencari peluang investasi baru dengan menjajaki beberapa mitra potensial yang diharapkan dapat mengoptimalkan bisnisnya. “Kami sedang menjajaki peluang dengan beberapa mitra potensial, termasuk investor asing, yang berencana mendirikan perusahaan joint venture di Indonesia.” kata Presiden Direktur Saratoga Investama Sedaya Tbk, Sandiaga S. Uno.

Peluang investasi yang diharapkan, menurut dia, masih akan tetap fokus pada sektor kunci yang menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, yaitu infrastruktur, produk dan layanan konsumen dan sumber daya alam. Pihaknya menilai, agenda pemilihan umum serta kondisi makro ekonomi dan pasar modal yang dinamis menjadi tantangan perseroan di tahun ini.

Dengan menyediakan modal jangka panjang untuk mendukung usaha di segala kondisi ekonomi dan putaran bisnis, perseroan akan terus menjalankan filosofi utamanya sebagai mitra pilihan bagi enterpreneur dan para pemilik bisnis. “Di tahun 2014, Saratoga akan terus mencari peluang investasi secara disiplin di bisnis dan sektor yang kami percaya memiliki potensi pertumbuhan yang kuat.” ujarnya.

Selain mencari peluang baru, sambung dia, perseroan juga akan terus mendukung perusahaan investasi yang ada untuk memaksimalkan pertumbuhan bisnisnya. Salah satunya, dukungan modal yang baru-baru ini dilakukan kepada perusahaan investasi perseroan di sektor perkebunan kelapa sawit, PT Provident Agro Tbk (PALM). Adapun perusahaan investasi perseroan lainnya, yaitu PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) dan PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) yang telah mencatatkan sahamnya di lantai bursa. (lia)

BERITA TERKAIT

Pangsa Pasar Menyusut - Volume Penjualan Rokok HMSP Terkoreksi 5,7%

NERACA Jakarta - Keputusan pemermintah yang akan menaikkan cukai rokok rata-rata sebesar 23% mulai Januari 2020 menjadi ancaman terhadap pertumbuhan…

Bekasi Fajar Raup Pendapatan Rp 607,61 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2019, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) membukukan pendapatan Rp 607,61 miliar. Jumlah…

Usai Pelantikan Presiden Terpilih - Pelaku Pasar Menantikan Tim Kabinet Ekonomi

NERACA Jakarta- Sentimen positif pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Indonesia priode 2019-2024 masih menyelimuti pergerakan indeks harga saham gabungan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berinvestasi Mudah Gak Pake Ribet - Ketika Semua Kemudahan Berada Dalam Genggaman

Di era digital saat ini, segala sesuatunya sangat mudah dilakukan. Tengok saja inovasi layanan industri keuangan baik itu perbankan hingga…

Geliat Sektor Industri - Anak Usaha Barito Pacific Jual Lahan 12,6 Hektar

NERACA Jakarta – Geliat pembangunan industri akan berdampak besarnya permintaan lahan industri di beberapa kota besar, maka melihat potensi tersebut,…

Danai Pengembangan Bisnis - Dana Brata Luhur Lepas Saham IPO 35 Juta Saham

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Dana Brata Luhur Tbk berencana melaksanakan penawaran umum perdana (initial…