115 Hektar Sawah Terancam Kekeringan - Kabupaten Sukabumi

Sukabumi - Sekitar 115 hektar sawah milik petani di wilayah Kampung Curug Ciangsana, Desa Cikarang, Kecamatan Jampangkulon dan Kampung Baeud Desa/Kecamatan Warung Kiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terancam kekeringan dan gagal panen akibat saluran irigasi di dua wilayah itu, tertimbun tanah longsor.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Andi Kusnadi ketika dihubungi Neraca Sabtu (22/2) melalui pesawat selulernya mengatakan, saluran irigasi sepanjang 300 meter di Kampung Curug Ciangsana yang tertimbun longsoran tanah mengairi sekitar 50 hektar sawah. Sedangkan di Kampung Baeud, irigasi sepanjang 200 meter itu mengairi sekitar 65 hektar sawah.

“Saluran irigasi yang di Kampung Ciangsana akibat air hujan yang mengikis bukit. Sedangkan di wilayah Kecamatan Warungkiara karena pergeseran tanah. Dua lokasi itu sudah ditangani secara permanen agar sawah tidak mengalami kekeringan,” terang Andi Kusnadi.

Dengan adanya kejadian ini, ungkap Andi, pihaknya sangat berharap masyarakat untuk menjaga lingkungannya. “Longsor terjadi karena minimnya penahan tanah. Sudah saatnya masyarakat menjaga lingkungannya dengan cara menanam pohon dan liannya,” himbau Andi.

Secara terpisah, Sektretaris daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Adjo Sardjono kepada Neraca mengungkapkan, setelah mendapatkan laporan irigasi sawah tertimbun, dirinya langsung melakukan rapat koordinasi guna menangani longsor. “Alhamdulillah, dengan gotong royong semua bisa ditangani,” ungkap Sekda.

Ia mengatakan, dengan adanya perbaikan ini, maka kekhawatiran terhadap gagal panen sangat kecil kemungkinan terjadi. “Memang sebelumnya para petani kuatir terjadi produksi gabah di area persawahan gagal panen. Namun kekuatiran itu sudah terjawab dengan adanya perbaikan, dan saya sangat mengharapkan agar gotong royong terus dibudayakan,” ujar Sekda.

BERITA TERKAIT

31 Wilayah di Kota Bandung Alami Kekeringan

31 Wilayah di Kota Bandung Alami Kekeringan NERACA Bandung - Direktur Utama PDAM Tirtawening, Soni Salimi mencatat sebanyak 31 wilayah…

KABUPATEN SUKABUMI - Dua Bulan Tak Melaut, Nelayan Terpaksa Pinjam Rentenir

KABUPATEN SUKABUMI Dua Bulan Tak Melaut, Nelayan Terpaksa Pinjam Rentenir NERACA Sukabumi – Cuaca buruk yang melanda pantai selatan Kabupaten…

Disnaker Kota Sukabumi Langsung Hitung UMK - Terkait Kenaikan UMP 8,03 Persen

Disnaker Kota Sukabumi Langsung Hitung UMK Terkait Kenaikan UMP 8,03 Persen NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi sedang melakukan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Menteri LHK: PLTA Batangtoru Tidak Ganggu Orangutan

Menteri LHK: PLTA Batangtoru Tidak Ganggu Orangutan NERACA Jakarta – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Batangtoru, Tapanuli Selatan,…

Sampoerna Dukung Pemberdayaan UKM di Indonesia

Sampoerna Dukung Pemberdayaan UKM di Indonesia NERACA Jakarta – Pemberdayaan sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di terus dilakukan di…

KOTA SUKABUMI - Tahun Ini, Kemungkinan Besar 10 Perda Tuntas dari 15 Raperda

KOTA SUKABUMI  Tahun Ini, Kemungkinan Besar 10 Perda Tuntas dari 15 Raperda NERACA Sukabumi - Dari target 15 Rancangan Peraturan…