Hingga Akhir 2014 - BPJS Kesehatan Ditargetkan Sampai 121 Juta Jiwa

NERACA

Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menargetkan peserta sebanyak 121 juta jiwa hingga akhir 2014.

"Target kami, setidaknya 121 juta jiwa yang menjadi peserta BPJS Kesehatan dan terlindungi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)," ujar Direktur Hukum Komunikasi dan HAL BPJS Kesehatan Purnawarman Basundro, di Jakarta, pekan lalu (20/2).

Saat ini, jumlah peserta BPJS Kesehatan mencapai 117 juta jiwa yang terdiri dari penerima bantuan iuran dan juga non penerima bantuan iuran. "Jumlah peserta mandiri yang mendaftar hingga saat ini mencapai 722.656. Terdapat penambahan sekitar 20.000 peserta baru setiap harinya," tambah dia.

Sedangkan jumlah peserta badan usaha swasta mencapai 94.790. Selain melakukan kerja sama dengan berbagai bank yakni Bank Mandiri, BNI, dan BRI, BPJS Kesehatan juga menempatkan petugas BPJS Kesehatan di bank tersebut. "Biasanya, calon peserta ke bank lalu bank mengarahkan ke kantor BPJS Kesehatan terdekat. Tapi sekarang tidak perlu lagi, karena sudah ada petugas di sana," lanjut dia.

BPJS Kesehatan meminta masyarakat yang belum terlindungi program JKN untuk segera mendaftar di BPJS Kesehatan terdekat. Biaya pelayanan kesehatan yang direalisasikan untuk pembayaran kapitasi fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama oleh BPJS Kesehatan pada Januari 2014 Rp645,178 miliar dan Februari Rp395,207 miliar.

"Saat ini sebanyak 953 rumah sakit (RS) atau faskes lanjutan dari 1.750 RS yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, mengajukan klaim dan dalam tahap verifikasi," ujar Purnawarman.

BPJS Kesehatan memerlukan waktu selama 15 hari untuk melakukan verifikasi. Jika melebihi waktu yang ditentukan, BPJS Kesehatan wajib membayarkan denda sebesar 1% dari klaim yang ada.

Purnawarman menjelaskan kebijakan tersebut untuk menjaga likuiditas dan keberlangsungan RS dan faskes, serta mendorong agar faskes memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi peserta BPJS Kesehatan.

BERITA TERKAIT

Kemenpar ditargetkan Datangkan 15 Juta Wisatawan Mancanegara

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana mengatakan sampai Agustus 2017, Kementerian Pariwisata menyebutkan capaian jumlah…

Pemerintah Wajibkan Kartu SIM Divalidasi Pakai NIK dan KK - Batas Akhir 28 Februari 2018

Kementerian Komunikasi dan Informatika akan melakukan validasi nomor SIM pelanggan menggunakan Nomor Induk Kependudukan dan Kartu Keluarga. Registrasi ini dilakukan…

KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8% - Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Menkes Minta Perempuan Tingkatkan Pengetahuan Tentang Gizi

Menteri Kesehatan Nila Moeloek meminta para perempuan khususnya kepada para ibu untuk meningkatkan pengetahuan tentang gizi guna mencegah terjadinya kasus…

Masalah Kejiwaan di DKI Didominasi Tekanan Ekonomi

Penyebab timbulnya masalah kejiwaan atau gangguan kesehatan mental di DKI Jakarta didominasi oleh tekanan ekonomi dan situasi sosial keluarga."Penyebab paling…

Pentingnya Deteksi dini Tumor dan Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan penyakit yang ditandai dengan tumbuhnya sel abnormal, tidak terkontrol pada kelenjar dan jaringan payudara. Karenanya bagi wanita…