Laba Bersih Jasa Marga Turun 18,75%

Perusahaan jalan tol, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatat laba bersih sepanjang 2013 sebesar Rp1,33 triliun. Laba bersih tersebut turun 18,75% dari perolehan tahun sebelumnya sebesar Rp1,60 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Pendapatan usaha menjadi Rp10,29 triliun dari tahun sebelumnya Rp9,07 triliun. Beban usaha naik jadi Rp7,63 triliun dari beban sebelumnya senilai Rp6,09 triliun. Laba usaha turun menjadi Rp2,66 trilin dari tahun sebelumnya sebesar Rp2,97 triliun. Sedangkan, total aset perseroan hingga akhir 2013 senilai Rp28,36 triliun dari tahun sebelumnya Rp24,75 triliun.

Sebagai informasi, tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan tol sebesar Rp7 triliun atau tumbuh 16% dibandingkan dengan proyeksi pencapaian akhir tahun 2013 sebesar Rp5,68 triliun. Target itu ditunjang dengan penambahan trafik, peningkatan tarif, dan pengoperasian ruas tol baru.

Direktur Keuangan Reynaldi Hermasjah pernah bilang, pendapatan tol yang ditargetkan Rp5,68 triliun akhir tahun 2013 menjadikan total pendapatan usaha perseroan senilai Rp10,4 triliun, termasuk didalamnya pendapatan konstruksi sebesar Rp4,39 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Menakar Potensi Pasar Dinfra Jasa Marga - Bidik Dana Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Setelah sukses melakukan sekuritisasi aset untuk mendanai pengembangan jalan tol, rupanya membuat PT Jasa Marga (Persero) Tbk…

Laba Bersih Bersih MNC Studio Tumbuh 49% - Ditopang Rating Tinggi dan Iklan

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2018, PT MNC Studios International Tbk (MSIN) mencatatkan laba bersih Rp168,1 miliar atau naik…

Mandiri Group Rilis KIK DINFRA Rp 1,5 Triliun - Bekerjasama Dengan Jasa Marga

NERACA Bali – Rencana PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menerbitkan instrumen dana infrastruktur atau Dinfra di pasar modal, rupanya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bersama WIKA dan Summarecon - MUN Ikut Konsorsium Tol Dalam Kota Bandung

NERACA Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) lewat anak usahanya PT Margautama Nusantara (MUN) bersama PT Wijaya Karya (Persero)…

Pendapatan Bali Towerindo Tumbuh 42%

NERACA Jakarta - Di kuartal tiga 2018, PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) membukukan kenaikan pendapatan usaha 42% menjadi Rp…

Pefindo Beri Peringkat AA- Chandra Asri

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan rating untuk PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) pada idAA-. Outlook rating TPIA stable. Rating…