Sinergi BTN-Posindo Pertajam Bisnis

NERACA

Jakarta - Sinergi menjadi kata kunci dalam pengembangan bisnis perusahaan agar tumbuh lebih optimal dan efisien. Pola bisnis seperti ini menjadi trend perusahaan dalam mengembankagkan usaha. BUMN saat ini sudah menggerakkan perusahaan-perusahaan yang ada untuk tumbuh bersama dan saling menguntungkan melalui sinergi. Itulah yang dilakukan PT Bank Tabungan Negara Tbk dengan PT Pos Indonesia (Persero) atau Posindo dalam menyiapkan Joint Planning Session (JPS) yang akan diimplementasikan oleh kedua perusahaan ini pada tahun ini.

"Posindo adalah mitra strategis kami dan menjadi perlu untuk mempertajam bisnis hasil sinergi kedua perusahaan ini untuk meningkatkan hasil usaha secara maksimal melalui pola sinergi BUMN," ungkap Maryono, Direktur Utama BTN di Jakarta, Kamis (20/2). Dia pun menjelaskan kerjasama dengan Posindo merupakan salah satu strategi penetrasi pasar untuk meningkatkan daya saing perusahaan melalui kerjasama aliansi strategik.

Sebagaimana diketahui, Posindo sudah sangat dikenal oleh masyarakat terutama yang berada di pelosok-pelosok tanah air yang tidak tersentuh oleh layanan bank. Posindo, lanjut Maryono, juga telah menyiapkan outlet yang siap melayani kebutuhan masyarakat secara online real time di seluruh Indonesia. "Kami ingin bagaimana Bank BTN dapat masuk ke seluruh pelanggan Posindo di seluruh Indonesia. Menciptakan sebuah produk berbasis teknologi yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dengan cepat, di mana saja dan kapan saja. Menjual semua fasilitas dan layanan perbankan melalui jaringan online yang dimilki Posindo. Inilah yang menjadi poin dalam JPS yang ingin kami sepakati bersama Posindo untuk dapat diimplementasikan pada tahun 2014," tambah Maryono.

BTN dan Posindo memiliki histori yang cukup panjang. Sejak 2005, perseroan memang sudah melakukan kerja sama dengan Posindo. Per Desember 2013, setidaknya 2.922 kantor pos yang tersebar di seluruh Indonesia telah terhubung secara online dengan BTN. Lebih dari Rp1,9 triliun penghimpunan dana BTN diperoleh dari kerja sama yang sudah dilakukan selama ini bersama Posindo. Jumlah rekening tabungan yang dikelola sampai dengan Desember 2013 telah tercatat lebih dari 2 juta rekening yang terdiri dari Tabungan eBatara Pos, BTN Cermat dan Tabanas Batara. Sementara jumlah transaksi yang dilayani pada posisi yang sama telah mencapai hampir 1,5 juta transaksi.

"Ini adalah potensi bisnis yang berpeluang untuk meningkatkan hasil usaha perseroan. Tidak saja Bank BTN, tetapi manfaatnya juga akan berdampak pada bisnis Posindo. Semoga ini menjadi jawaban hasil dari sinergi BUMN yang bermanfaat dalam mendukung program pemerintah. Melalui JPS diharapkan bagaimana akan diperoleh bisnis yang efisien tetapi berdayaguna tinggi dalam menciptakan keuntungan. Ujungnya adalah bagaimana tercipta hasil usaha maksimal bagi kedua belah pihak," tutup Maryono. [kam]

BERITA TERKAIT

Luncurkan G-Pro, Asuransi Generali Gaet BTN

      NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

Genjot DPK, BTN Gelar Program “Super Untung Jaman Now”

      NERACA   Jakarta - Berhasil meraih pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 20,45% di atas rata-rata industri…

Anak Usaha AKRA Tambah Kapasitas Penyimpanan - Geliat Bisnis Sektor Hilir Minyak

NERACA Jakarta - PT Jakarta Tank Terminal (JTT), perusahaan patungan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) dan Royal Vopak akan menambah…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Suku Bunga Acuan Diprediksi Naik Kuartal IV

      NERACA   Jakarta - Chief Economist PT Bank UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja memprediksi suku bunga acuan atau…

AAJI Dorong Asuransi Manfaatkan Aplikasi Digital

      NERACA   Bali - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mendorong anggotanya untuk mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi teknologi digital…

Bank Mandiri Bidik Pertumbuhan KPR 15%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri Persero Tbk membidik pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dapat mencapai 15…