PGN Buka 10 Ribu Sambungan Baru Gas Kota

Penuhi Permintaan Pasar

Jumat, 21/02/2014
NERACA

Jakarta – Untuk memenuhi kebutuhan gas dalam negeri, khususnya pelanggan rumah tangga. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menargetkan pemasangan jaringan pipa gas rumah tangga tahun ini sebanyak 10 ribu sambungan baru. Adapun target ini meningkat dari target awal sebesar 3.000 sambungan baru.

Head Of Corporate Communication PGN Ridha Ababil mengatakan, pemasangan jaringan gas rumah tangga tersebut akan dilakukan untuk daerah-daerah pipa eksisting PGN, seperti Medan, Batam, Pekanbaru, Palembang, Lampung, Banten dan Jabodetabek, “Untuk investasinya, kami belum memberlakukan perlakuan khusus,” kata dia di Jakarta, Kamis (20/2)

Dia menambahkan, dalam rangka memenuhi kebutuhan gas ini perusahaan tidak memerlukan tambahan gas karena perseroan merasa cukup untuk memasok kebutuhan ini. Hingga kini PGN memilki sekitar 80 ribu pelanggan rumah tangga dengan konsumsi gas mencapai kisaran 10 mmscfd. Sebanyak 97 persen gas distribusi diperuntukan untuk industri dan sisasnya komersial.

Sementara Direktur Eksekutif Center For Petroleum and Enegy Economic Studies (CPEES) Kurtubi mendukung langkah PGN secara masif mengembangkan jaringan pipa gas kota untuk rumah tangga. Menurut dia, kebutuhan gas rumah tangga akan lebih baik jika melalui pengembangan gas kota,”Energi rumah tangga akan lebih tepat dan sustainable jika menggunakan jika menggunakan gas pipa, yaitu metan PIH4 dialirkan masing-masing ke rumah tangga,” ungkapnya.

Selain pasokan gas dalam negeri cukup besar harga gas yang disalurkan melalui pipa juga lebih murah dibandingkan elpiji. Ini yang harus dilakukan oleh pemerintah sehingga kebutihan gas tidak harus impor dari luar negeri,”Kita punya gas metan lebih murah dari elpiji, sepertiganya elpiji dan tidak harus impor,” paparnya.

Disamping itu, Kurtubi meminta kepada pemerintah menjamin ketersediaan infrastruktur pipa gas untuk menunjang keberlangsungan program ini agar pemanfaatan gas alam dapat dioptimalkan untuk kebutuhan masyarakat karena potensi gas alam Indonesia sangat besar sekali,”Pemerintah wajib-kan PGN untuk membangun infrastuktur city gas untuk mendukung kelancaran program ini,” kata dia.

Sebagai informasi, perseroan juga berencana membangun jaringan gas baru dengan menyiapkan anggaran sebesar US$200 juta atau sekitar Rp2,4 triliun di seluruh wilayah Indonesia pada tahun ini. Seketaris Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk Heri Yusup pernah bilang, melalui pembangunan jaringan baru ini diharapkan akan lebih banyak rumah tangga yang menikmati gas bumi yang lebih ramah lingkungan, efisien dan aman,”Selain untuk rumah tangga, industri dan komersial, perseroan juga membangun infrastruktur gas untuk transportasi. Tahun ini, PGN akan membangun 16 SPBG dan MRU di Jakarta, Surabaya dan Sukabumi,”ujarnya.

Dia menambahkan, PGN SBU Distribusi Wilayah III akan menyalurkan gas bumi untuk rumah tangga di Kota Batam, Kepulauan Riau. Sehingga dengan terselesaianya proyek pembangunanan jaringan distribusi gas sepanjang 8,55 kilometer tersebut akan menambah jaringan distribusi gas yang sudah ada di Batam selama ini.“Pembangunan pipa distribusi untuk rumah tangga di Batam terus bertambah. Dengan tingginya respon dari masyarakat, PGN akan terus berusaha mengembangkan jaringan ke perumahan lainnya agar lebih banyak masyarakat yang menikmati energi baik PGN”, ungkapnya.

Sementara itu, untuk meningkatkan penggunaan gas bumi di masyarakat, perseroan akan melakukan pembangunan jaringan baru secara masif melalui Gerakan PGN Sayang Ibu. Dalam program ini PGN akan membangun jaringan gas baru untuk 1 juta pelanggan dan tahun ini menjadi awal dari program itu. (bani)