WIKA Raih Kontrak Baru US$ 157,2 Juta

NERACA

Jakarta - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mendapat proyek dari PT Pertamina (Persero) dengan total nilai mencapai US$ 157,2 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (20/2).

Sekretaris Perusahaan WIKA Natal Argawan Pardede mengatakan, perseroan telah ditunjuk oleh PT Pertamina Persero sebagai pelaksana dua proyek di Pulau Sembu dan Tanjung Uban,”WIKA ditunjuk Pertamina sebagai pelaksana dalam proyek pengembangan terminal BBM (bahan bakar minyak) Pulau Sembu dengan nilai proyek US$ 94,8 juta,”ujarnya.

Sementara satu proyek lainnya, yakni upgrading fasilitas penimbunan gasoline di Tanjung Uban dengan nilai proyek mencapai US$ 62,4 juta. Rencananya, kedua proyek tersebut akan dilaksanakan dalam tempo 24 bulan kalender, terhitung sejak ditandatanganinya berita acara serah terima lahan.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan membidik kontrak baru mencapai Rp49,97 triliun, yang berasal dari kontrak baru senilai Rp25,8 triliun dan sisanya Rp24,14 triliun merupakan kontrak bawaan (carry over) tahun sebelumnya. Adapun, komposisi perolehan kontrak baru tahun ini, mayoritas masih berasal dari induk perusahaan dengan porsi mencapai 70%. Sedangkan sisanya 30% dikontribusi dari kontrak yang berasal dari entitas anak.

Tahun ini, PT Wijaya Karya Tbk optimis perolehan laba bersih akan sesuai target. Pasalnya, berdasarkan laporan keuangan yang belum diaudit disebutkan laba bersih perseroan berhasil mencatat sebesar Rp555,6 miliar. Bila dibandingkan 2012 sebesar Rp457,8 miliar, maka perolehan laba pada tahun lalu mengalami pertumbuhan hingga 21,36%.

Tidak hanya itu, perseroan juga berhasil membukukan pendapatan sesuai target sebesar Rp15,4 triliun selama 2013 atau mengalami pertumbuhan hingga 57,14% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp9,8 triliun. Oleh karena itu, perolehan laba bersih dan pendapatan perseroan sepanjang 2013 bahkan diproyeksi dapat lebih tinggi setelah proses audit selesai beberapa waktu ke depan. Lanjutnya, tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan laba bersih dan pendapatan sebesar 22%. Dengan begitu, laba bersih WIKA diperkirakan mencapai Rp678 miliar hingga Desember 2014. Sementara, pendapatan Wika diprediksi menjadi Rp18,9 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Sharp Raih Apresiasi ACES Awards 2018 - Peduli dan Ramah Lingkungan

Keseriusan PT Sharp Electronics Indonesia menuju perusahaan ramah lingkungan dan berdampak positif bagi sekitarnya menuai banyak prestasi dan penghargaan di…

Sharp Raih Apresiasi ACES Awards 2018 - Peduli dan Ramah Lingkungan

Keseriusan PT Sharp Electronics Indonesia menuju perusahaan ramah lingkungan dan berdampak positif bagi sekitarnya menuai banyak prestasi dan penghargaan di…

Kia dan Hyundai Diminta Tarik 2,9 Juta Kendaraan

Isu mobil terbakar karena cacat produksi mengemuka belakangan ini, dan terakhir kasus lebih masif menimpa Hyundai dan Kia sehingga organisasi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Catatkan 3.353 Investor - Kalteng Urutan 23 Jumlah Investor Terbanyak

NERACA Palangka Raya - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat hingga akhir September 2018 jumlah investor di Provinsi Kalimantan…

Puradelta Bukukan Penjualan Rp 651 Miliar

NERACA Jakarta - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mencatatkan marketing sales menjadi Rp651 miliar sepanjang Januari – September 2018. Dengan…

Sunson Textile Bukukan Laba Rp 15.05 Miliar

Sampai dengan September 2018, PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM)  mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp15,05 miliar atau membaik dibanding periode…