Selama Ramadhan, Pemkot Sukabumi Menjamin Tak Kekurangan Sembako

NERACA

Sukabumi – Selama bulan suci Ramadhan 1432 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menjamin, tidak akan terjadi kekurangan Sembilan Bahan Pokok (Sembako). Hal itu diutarakan Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, sekaitan dengan semakin mendekatnya Bulan Suci Ramadhan Tahun 1432 Hijriyah.

Ditandaskan dia, kenaikan harga Sembako di Kota Sukabumi, hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan normal. Namun demikian, Pemkot Sukabumi sudah mengantisipasinya, apabila terjadi lonjakan harga sembako, akan Diantaranya diturunkan Satgas Sembako, yang melakukan pengecekan perkembangan harga sembako di pasaran, termasuk diantaranya, lanjut Muslikh, melakukan pengawasan terhadap para pedagang dan tengkulak, yang melakukan penimbunan sembako.

Sementara Kepala Diskopperindag Kota Sukabumi, Dudi Fathul Jawad, menjelaskan, harga sejumlah kebutuhan bahan pokok di setiap pasar di Kota Sukabumi, khususnya menjelang Ramadhan , terus mengalami peningkatan. Hal tersebut terjadi, diakibatkan oleh meningkatnya dan tingginya permintaan pasar.

Namun demikian pihaknya menjamin, di Kota Sukabumi tidak akan terjadi kekurangan Sembako. Karena stok Sembako di Kota Sukabumi, hingga saat ini dalam keadaan aman dan mencukupi. Bahkan apabila diperlukan, pihak Diskopperindag Kota Sukabumi, beserta pihak dinas-instansi terkait lainnya, siap melaksanakan Operasi Pasar Murah (OPM). Untuk itu pihaknya mengimbau kepada segenap lapisan warga masyarakat, agar tidak merasa khawatir akan keadaan stok Sembako di Kota Sukabumi.

Menyinggung kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di setiap pasar di Kota Sukabumi, menurut Dudi, hingga saat ini masih dalam taraf kewajaran. Adapun faktor yang menjadi penyebab naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok tersebut, diakibatkan oleh meningkatnya permintaan pasar. Namun kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok tersebut, masih dalam taraf kewajaran, karena belum mencapai 20%, atau belum mencapai batas standar kenaikan yang ditetapkan oleh pemerintah.

BERITA TERKAIT

Pertamina Untung Besar Di Bawah Karen, Sangat Tak Pantas Divonis Penjara

Pertamina Untung Besar Di Bawah Karen, Sangat Tak Pantas Divonis Penjara NERACA Jakarta - Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero)…

Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi Lakukan Pembinaan JDIH

Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi Lakukan Pembinaan JDIH NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Bagian Hukum setempat melakukan…

Walikota Sukabumi Mengaku Belum Tahu - Draft Raperda APBD-P 2019 Belum Masuk ke Dewan

Walikota Sukabumi Mengaku Belum Tahu Draft Raperda APBD-P 2019 Belum Masuk ke Dewan  NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad Fahmi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Kerja Sama Kehutanan Indonesia – Korsel Akan Libatkan Kaum Milenial - Menteri LHK

Kerja Sama Kehutanan Indonesia – Korsel Akan Libatkan Kaum Milenial Menteri LHK NERACA Incheon – Kerja sama bidang kehutanan dan…

Indonesia Buka Perluasan Pasar Produk KUKM ke Azerbaijan

Indonesia Buka Perluasan Pasar Produk KUKM ke Azerbaijan NERACA Jakarta - Kedutaan Besar RI di Baku, Azerbaijan mendorong peran Indonesia…

Butuhkan Lebih Banyak Makers Lokal Hadapi Permintaan Pasar - Penyedia Solusi Internet of Things (IoT) di Indonesia

Butuhkan Lebih Banyak Makers Lokal Hadapi Permintaan Pasar Penyedia Solusi Internet of Things (IoT) di Indonesia Asosiasi Internet of Things…