Wika Beton Berharap Listing Sebelum Pemilu

PT Wijaya Karya Beton (Wika Beton) berharap bisa melaksanakan penawaran umum perdana saham atau "initial public offering" (IPO) pada Maret atau sebelum Pemilu 2014,”Beberapa langkah persiapan sudah dan terus dijalankan. Saat ini masih menunggu izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang disebut-sebut keputusannya dikeluarkan dalam pekan ini juga," kata Direktur Wika Beton Fery Hendriyanto di Medan, kemarin.

Dirinya menuturkan, saat ini pendaftaran ke Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah dilakukan, selain ke OJK dan juga sudah disosialisasikan, “Mudah-mudahan listing di bursa sesuai target yakni dalam triwulan 2014 atau sebelum Pemilu yang digelar April,"ungkapnya.

Sebagai informasi, Wika Beton yang merupakan anak perusahaan PT. Wijaya Karya berencana melepas 27,5% saham terhadap total modal disetor dan ditempatkan. Selain untuk melibatkan masyarakat di dalam saham perusahaan, listing di bursa itu karena Wika Beton mengincar dana segar sekitar Rp1,5 triliun. Dalam pelaksanaan IPO Wika Beton, perusahaan tersebut menggunakan buku keuangan September 2013 dan menunjuk PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas dan PT Sucorinvest Sentral Gani sebagai penjamin pelaksana emisi efek untuk pelaksanaan IPO tersebut. (bani)

BERITA TERKAIT

Realisasi Kontrak Baru WIKA Capai 43,57%

NERACA Jakarta – Hingga September 2018,m PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) telah mengantongi nilai kontrak baru Rp25,32 triliun. Dengan…

Pelaku Bongkar Muat Palembang Berharap Tersedia Jalur Logistik

Pelaku Bongkar Muat Palembang Berharap Tersedia Jalur Logistik NERACA Palembang - Pelaku bisnis bongkar muat di Kota Palembang mengharapkan pemerintah…

MUN Ikut Konsorsium Tol Dalam Kota Bandung - Bersama WIKA dan Summarecon

NERACA Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) lewat anak usahanya PT Margautama Nusantara (MUN) bersama PT Wijaya Karya (Persero)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…