Lagi, Saham Perdana Karya Diperdagangkan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperdagangkan saham PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) setelah perseroan telah melakukan kewajiban pembayaran biaya pencatatan tahunan (annual listing fee). Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kepala Divisi Perdagangan Saham Andre P.J Toelle mengatakan, suspensi tersebut dibuka lantaran perseroan telah melakukan kewajiban pembayaran biaya pencatatan tahunan. Maka dengan demikian, Bursa melakukan pembukaan penghentian sementara perdagangan efek PKPK di pasar reguler dan tunai mulai sesi I perdagangan efek Rabu (19/2).

Dengan demikian, sejak sesi pertama kemarin, efek PKPK sudah diperdagangkan di seluruh pasar. Diawal perdagangan, harga saham PKPK dibuka turun 1 poin dari penutupan sebelumnya menjadi Rp87 per lembar saham. Sebagai informasi, BEI sebelumnya melakukan suspensi terhadap empat emiten karena belum melakukan pembayaran biaya pencatatan tahunan hingga batas waktu yang ditentukan. Adapun nilai tagihan PKPK sebesar Rp66 miliar.

Sementara tiga emiten lainnya, yakni PT Steady Safe Tbk (SAFE) dengan total tagihan Rp107,8 juta, PT Asia Natural Resources Tbk (ASIA) dengan total tagihan Rp110 juta dan PT Intikeramik Alam Sari Industri Tbk (IKAI) dengan total tagihan Rp110 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

BPK Apresiasi Karya Film Tentang Kawal Harta Negara

Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK) mengumumkan karya terbaik dalam Malam Penghargaan (Awarding Night) Festival Film Kawal Harta Negara…

Performance Saham BFIN Terus Merosot - Kasus Sengketa Kepemilikan

NERACA Jakarta - Kinerja saham PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) tercatat terus merosot seiring kasus sengketa kepemilikan saham. Hal…

Mayoritas Saham Lippo Grup Ikut “Berguguran” - Buntut Kejahatan Korporasi

NERACA Jakarta – Penggeledahan ruah CEO Lippo Group, James Riady oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka pengembangan kasus dugaan suap…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…