Tiga KEK Baru Diusulkan ke Presiden

NERACA

Jakarta -Dewan Nasional mengajukan tiga kawasan ekonomi khusus (KEK) baru yang dianggap sudah siap sehingga dapat segera diusulkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono."Kami mengusulkan tiga kawasan ekonomi khusus baru yang seluruh ketentuannya sudah siap, yang segera diusulkan kepada Presiden," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa selaku Ketua Dewan Nasional KEK di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Selasa (18/2).

Dari empat daerah yang diusulkan sebagai KEK, tiga di antaranya yang dinyatakan layak dan sudah siap adalah; Tanjung Apiapi yang diusulkan oleh Pemprov Sumatera Selatan, Mandalika yang berada di wilayah Nusa Tenggara Barat, dan Morotai di wilayah Maluku Utara.Tanjung Apiapi diusulkan menjadi KEK berbasis industri agro seperti kelapa sawit dan karet yang hilirisasinya akan dikembangkan, serta minerba dengan klasifikasi batu bara.

Luas daerah Tanjung Apiapi yang diusulkan untuk dikembangkan sebagai KEK adalah 2.030 hektare, dengan rencana nulai investasi Rp12,302 triliun."Terkait dengan usul Tanjung Apiapi sebagai KEK, maka pelabuhan samudra di kawasan tersebut yang mengalami pendangkalan dalam waktu dekat akan diperbaiki," papar Hatta.

Untuk wilayah Mandalika, akan dikembangkan sebagai KEK berbasis wisata, mengingat investor banyak yang berencana untuk membangun hotel, resort, dan residensial.Luas wilayah Mandalika yang diusulkan sebagai KEK adalah 1.250 hektar dengan rencana nilai investasi Rp2,2 triliun.

"Untuk wilayah Morotai rencananya akan menjadi KEK berbasis industri," ujar Hatta.Di wilayah Morotai rencananya akan terbagi menjadi beberapa zona yaitu resort, pariwisata, bisnis, pusat logistik, dan industri perikakan. Wilayah yang diusulkan seluas 15.000 hektare dengan rencana nilai investasi Rp6,8 triliun.Hatta kemudian juga memaparkan bahwa tiga wilayah yang diusulkan sebagai KEK sudah memenuhi persyaratan seperti tanah yang bersih dan bebas, investor yang siap, infrastruktur, dan tata ruang. [ardi]

BERITA TERKAIT

Berdayakan Ekosistem Lokal, UC dan Lazada Sinergikan Program Belanja

  NERACA Jakarta - UC Browser bersama Lazada turut memeriahkan Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional) 12.12 yang dirayakan setiap tanggal…

Perdagangan Berjangka Komoditi Makin Menarik Buat Investor

    NERACA   Jakarta - Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK), sebagai salah satu bentuk investasi alternatif di Indonesia kian menarik…

Impor Mesin Naik, Taiwan Jadi Pemasok Alat Mesin Ketiga Terbesar

    NERACA   Jakarta - Taiwan External Trade Development Council (TAITRA), mengklaim total impor Indonesia untuk peralatan mesin dan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Smelter Belum Bisa Olah Ore Kadar Rendah?

  NERACA   Jakarta - Larangan ekspor ore nikel yang akan berlaku awal tahun 2020 rupanya menyisakan kekhawatiran dari sejumlah…

Pembayar Pajak Terbesar, Bhinneka.Com Terima Penghargaan dari DJP

    NERACA   Jakarta - PT Bhinneka Mentaridimensi (Bhinneka.Com), B2B2B Business Super-Ecosystem, kembali memperoleh apresiasi dari Direktorat Jenderal Pajak…

Berdayakan Ekosistem Lokal, UC dan Lazada Sinergikan Program Belanja

  NERACA Jakarta - UC Browser bersama Lazada turut memeriahkan Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional) 12.12 yang dirayakan setiap tanggal…