Iuran OJK Diklaim Tak Pengaruhi Bisnis Perbankan

NERACA

Jakarta -Direktur Keuangan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Arief Harris menilai kewajiban iuran perbankan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak akan mempengaruhi bisnis perbankan secara signifikan."Dampak kepada bisnis kami pasti ada, tapi tidak signifikan dan sudah kami perhitungkan," ujar Arief saat paparan kinerja di Jakarta, Selasa (18/2).

Arief menuturkan, pihaknya memahami adanya iuran tersebut sebagai bagian untuk membantu penyelenggaraan operasional OJK selaku pengawas sektor jasa keuangan."Ini juga merupakan bagian dari good corporate citizen," tambahnya.Dia menambahkan, adanya iuran itu juga tidak akan membuat pihaknya menaikkan suku bunga kredit yang dapat membebani nasabah.

"Iuran 0,03% tidak akan menjadikan suku bunga kami naik. Kami akan absorb (serap) dari bidang bisnis lain," ujar Arief.OJK akhirnya resmi memberlakukan pungutan bagi industri jasa keuangan yakni untuk pasar modal, undustri perbankan dan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) sekitar 0,03%-0,06% dari aset.

Kebijakan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Peraturan Pemerintah (PP).Pelaku industri keuangan akan mulai ditarik pungutan oleh OJK dengan besaran sesuai dengan industrinya masing-masing. Pungutan itu akan ditarik OJK secara tiga bulanan mulai dari triwulan I- 2014.[ardi]

BERITA TERKAIT

BI Cirebon Imbau Pedagang Tak Naikan Harga

BI Cirebon Imbau Pedagang Tak Naikan Harga NERACA Cirebon - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cirebon, Jawa Barat, Abdul…

Hexindo Menaruh Asa Geliat Bisnis Tambang - Pacu Pertumbuhan Penjualan

NERACA Jakarta – Kembali menggeliatnya bisnis pertambangan seiring dengan pulihnya harga komoditas dunia di pasar, memberikan angin segar bagi PT…

Pelemahan IHSG Tidak Pengaruhi Minat IPO

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) tidak membuat sejumlah perusahaan menunda untuk melaksanakan penawaran…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Penyaluran KUR Hingga April Capai 38%

      NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR)…

Rupiah Bakal Tembus Rp15.000 Per Dolar?

      NERACA   Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar cenderung fluktuatif. Namun posisi rupiah masih rawan lantaran…

BI Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Bps

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan "7-Day Reverse Repo Rate" sebesar 25 basis…