Astra Graphia Investasikan Dana Rp 124 Juta - Bikin Usaha Baru Astragraphia Xprins

NERACA

Jakarta – Dalam rangka pengembangan usaha, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) mendirikan anak usaha baru bernama PT Astragraphia Xprins Indonesia. Hal tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, dalam pendirian anak perusahaan baru tersebut, modal yang disetorkan kurang dari 20% ekuitas perseroan. Pendirian anak perusahaan ini dilakukan antara peseroan dengan anak perushaaan lainnya, yakni PT Astra Graphia Information Technology.

Modal disetor PT Astragraphia Xprins Indonesia sebesar Rp125 juta, di mana modal yang disetor perseroan sebesar Rp124 juta atau sekitar 99,2%. Sedangkan sisanya 0,8% atau setara Rp1 juta oleh PT Astra Graphia Information Technology.

Rencananya, PT Astragraphia Xprins Indonesia akan mengambil alih dan meneruskan serta mengembangkan kegiatan usaha yang terkait perdagangan, percetakan, kurir dan jasa titipan. Kegiatan usaha tersebut saat ini dilakukan divisi Xprins dan Layan Gerak Operation perseroan. Dengan terealisasinya rencananya ini, perseroan akan fokus menjalankan kegiatan usaha utama. Adapun, pengalihan unit bisnis Xprins dan Layan gerak Operation perseroan kepada PT Astragraphia Xprins Indonesia akan dilakukan bertahap.

Asal tahu saja, sepanjang tahun 2013, PT Astra Graphia Tbk membukukan laba bersih tumbuh sebesar 24% dari capaian 2012. Sedangkan pendapatan tumbuh sebesar 20%. Target pada tahun lalu pun tercapai. Direktur PT Astra Graphia Tbk, Arifin Pranoto pernah bilang, laba bersih tumbuh 24% dari laba bersih sebesar Rp 171 miliar menjadi Rp 212 miliar sedangkan pendapatan tumbuh 20% dari Rp 2,06 triliun menjadi Rp 2,47 triliun.

Kenaikan laba ini masih didominasi oleh lini bisnis solusi dokumen dengan capaian 50-60%. Sisanya dihuni bisnis lainnya. Bisnis solusi dokumen mencangkup jasa konsultasi pengadaan peralatan perkantoran. "Alasan ini yang menjadi fokus kami mengimpor mesin foto kopi canggih. Karena tingginya kontribusi dari jasa korporasi," jelasnya.

Adapun mengenai target tahun ini, dirinya menuturkan, pendapatan perseroan ditargetkan akan tumbuh 26%. Perolehan ini akan tercapai seiring dengan usaha perseroan yang fokus mengembangkan pelayanan ke konsumen korporasi. (bani)

BERITA TERKAIT

Solusi Perencanaan Hari Tua - WanaArtha Life Hadirkan WanaArtha DPLK

NERACA Jakarta - PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau yang lebih dikenal dengan WanaArtha Life meluncurkan WanaArtha DPLK sebagai solusi…

Pembekuan Produk Reksadana - Investor Diminta Waspadai Imbal Hasil Besar

NERACA Jakarta – Kasus ditutupnya produk reksadana milik PT Narada Aset Manajemen dan PT Minna Padi Aset Manajemen memberikan dampak…

Genjot Pertumbuhan Penjualan - Campina Ice Cream Investasi Mesin Baru

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan penjualan di tahun depan, PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) bakal meningkatkan penjualan dan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jakarta Garden City Raih Golden Property Awards 2019

Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City seluas 370 hektar yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses, anak perusahaan dari PT…

Waspadai Dampak Sistemik - BEI Terus Pantau Reksadana Gagal Bayar

NERACA Jakarta –Guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan investor terhadap produk investasi reksadana yang gagal bayar, PT Bursa Efek Indonesia…

Saham Perdana IFSH Dibuka Melesat 47,73%

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) pada Kamis (5/12) dibuka menguat tajam…