Anggaran Korban Lumpur Lapindo Rp1,2 T - Ditanggung APBNP

Ditanggung APBNP

Anggaran Korban Lumpur Lapindo Rp1,2 T

Jakarta---Kementrian Keuangan mengungkapkan pemerintah telah menganggarkan sekitar Rp1,2 triliun untuk mengganti kerugian bagi masyarakat korban Lumpur Lapindo.

Dana itu masuk dalam APBNP. "Diperkirakan totalnya mencapai Rp1,286 triliun dan jumlahnya hampir sama dengan pagu APBN," kata Dirjen Anggaran Herry Purnomo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (26/7)

Menurut Herry, adapun masyarakat korban Lumpur Lapindo tersebut berada di tiga desa. Mereka akan diberi biaya hidup sampai pembayaran ganti rugi tanah. "Sudah disepakati sembilan RT di tiga desa yang sebelumnya di APBN 2011 diberikan biaya kontrak, tunjangan hidup dan evakuasi. Maka sekarang diberikan pembiayaan, pembelian tanah, dan bangunan," tambahnya.

Lebih Herry menambahkan, setiap hal yang terkait dengan pembiayaan atau pembayaran baik itu ganti rugi maupun evakuasi dan relokasi telah diatur dan ditetapkan dalam undang-undang. "Jadi sebelum keluar Peraturan Presiden tentang pemberian santunan ganti rugi harus didahului penyediaan dana APBN," tandasnya

Adapun Ketiga desa yang ditunjuk untuk menerima ganti rugi tanah dan bangunan atas bencana lumpur sidoharjo ini adalah Jatirejo Barat, Siring Barat, dan Mindi.

Dijelaskannya, ganti rugi tanah bangunan sudah ada dalam anggaran Badan Peenanggulangan Lumpur Sidohardo (BPLS). Dana tersebut merupakan dana yang tak terserap dari Lembaga tersebut. "Dananya cukup dari dana BPLS yang diperkirakan tidak dapat cair," tambahnya.. **cahyo

BERITA TERKAIT

AIA Investasikan Rp1 Triliun untuk Tingkatkan Kualitas SDM

      NERACA   Jakarta - PT AIA Financial (AIA) meluncurkan AIA Premier Academy untuk mendukung pengembangan dan pertumbuhan…

Komisi VI DPR Terima Usul Anggaran Tambahan Kemenperin

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian telah mengusulkan kepada Komisi VI DPR RI mengenai tambahan anggaran sebesar Rp2,89 triliun untuk membiayai…

Peduli Korban Banjir di Sultra - Kementerian Pertanian Salurkan Bantuan Rp 15 Miliar

Musibah banjir yang terjadi di provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi derita bagi bangsa Indonesia, maka berangkat dari upaya meringankan beban…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Silpa APBD Rp20 Triliun, Pemda Diminta Genjot Penyerapan

      NERACA   Jakarta - Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Provinsi dalam APBD Provinsi se-Indonesia menunjukkan rapot merah,…

Transaksi GPI Ditargetkan Meningkat Hingga 20%

    NERACA   Jakarta - Industri Pernikahan merupakan salah satu industri kreatif yang berkembang sangat pesat di tanah air.…

Kemenkeu Pastikan Kas Negara Aman

    NERACA   Jakarta - Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Marwanto Harjowirjono memastikan kas negara dalam keadaan aman dan…