Waspadai Gigi Ngilu

NERACA

Rasa ngilu yang sering hadir ketika sedang asyik menikmati makanan favorit seringkali membuat mood untuk makan jadi menurun. Meski pendek atau hanya sesaat, tetap saja ada rasa tidak nyaman ketika makan.

Dewa Ayu, dokter spesialis konservasi gigi mengatakan, rasa ngilu seperti ini tidak boleh diabaikan karena bisa jadi merupakan gejala gigi sensitif. Penyebab utama gigi sensitif adalah terkikisnya email gigi sehingga lapisan di bawahnya yaitu dentin gigi yang langsung terhubung dengan syaraf akan lebih terekspos.

Untuk mendeteksi apakah rasa ngilu akibat gigi sensitif, pertama-tama coba rasakan, apakah ada rasa ngilu berdurasi pendek, namun menusuk saat kita berkumur dengan air dingin. Rasa ngilu ini cepat hilang dan berbeda dengan rasa ngilu yang konstan akibat gigi berlubang.

Selain timbul ketika mengkonsumsi makanan dan minuman bersuhu dingin, rasa ngilu yang jadi pertanda utama gigi sensitif juga akan terasa ketika mengkonsumsi makanan dan minuman yang sifatnya panas, manis, asam. Rasa ngilu ini juga datang ketika menggigit makanan yang bertekstur keras.

Gigi sensitif cenderung lebih peka terhadap udara dingin. Udara dingin yang masuk lewat sela-sela gigi akan menimbulkan rasa ngilu singkat pada penderita gigi sensitif. Rasa ngilu dapat dirasakan di beberapa gigi atau bahkan menyebar ke seluruh gigi. Selain lebih sensitif terhadap udara dingin, penderita gigi sensitif juga seringkali merasakan ngilu ketika menyikat gigi atau membersihkan gigi dengan dental floss.

Apakah kebiasaan menyikat gigi menggunakan sikat berbulu kasar dengan tekanan kuat dari kanan ke kiri? kebiasaan seperti ini harus waspada pada kemungkinan terkikisnya lapisan luar (email) gigi yang dapat menyebabkan gigi sensitif.

Pemutihan gigi memang sedang tren di kalangan masyarakat. Tetapi apabila terlalu sering, bahan hydrogen peroxide dan carbamide hydroxide yang digunakan dalam proses pemutihan gigi akan berefek samping terkikisnya email gigi sehingga gigi menjadi lebih sensitif.

Gigi sensitif bukanlah suatu penyakit yang menyerang gigi dan dapat diatasi dengan penanganan yang tepat. Untuk mengurangi sensitivitas gigi cobalah ubah kebiasaan menyikat gigi. Sikatlah gigi dengan sikat bertekstur lembut, perlahan-lahan dengan gerakan memutar. Penderita gigi sensitif juga diharapkan mengurangi makanan dan minuman yang tinggi kadar acid karena dapat mengikis enamel gigi.

Pasta gigi yang khusus diformulasikan untuk merawat gigi sensitif dapat juga mengurangi ngilu yang dialami penderita. Sikatlah gigi menggunakan Sensodyne Repair & Protect yang tak hanya melindungi sesaat, tapi juga dapat membentuk kembali lapisan mineral alami gigi yang sudah terkikis dengan teknologi NovaMin.

BERITA TERKAIT

Waspadai “Capital Flight” dan Rupiah

Beberapa waktu lalu pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terus melemah dan bertahan di zona merah.…

Kejagung: Waspadai Kejahatan Korporasi

Kejagung: Waspadai Kejahatan Korporasi NERACA Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengingatkan bahayanya kejahatan korporasi sebagai modus korupsi yang lebih berbahaya…

Masuk Musim Pancaroba, Waspadai Bencana

  NERACA   Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peningkatan potensi hujan lebat di sejumlah…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Tanda yang Muncul pada Tubuh Ketika Dehidrasi

Selain makanan, air merupakan salah satu asupan penting bagi tubuh yang tak bisa dilewatkan. Namun, banyak orang sering kali tak…

Makanan Cepat Saji Berisiko Bikin Wanita Sulit Hamil

Kandungan yang terdapat dalam makanan cepat saji, sudah lama diketahui tak baik untuk kesehatan. Makanan ini tinggi kalori, garam, gula,…

Kesadaran Publik akan Lupus Masih Rendah

Penyakit lupus merupakan salah satu masalah kesehatan global yang menyerang orang-orang di seluruh dunia. Setiap harinya, lebih dari 5 juta…