AS Tujuan Utama Ekspor Nonmigas Banten

Senin, 17/02/2014

NERACA

Serang - Badan Pusat Statistik Provinsi Banten melansir bahwa Amerika Serikat masih menjadi tujuan utama ekspor nonmigas Provinsi Banten, selain China. Kepala BPS Banten, Syech Suhaimi menyatakan, nilai ekspor nonmigas ke AS pada Desember 2013 mencapai US$150,65 juta, meningkat 34,46% dibandingkan ekspor bulan sebelumnya yang hanya mencapai US$116,19 juta.

"Total ekspor Banten ke Amerika Serikat sejak Januari sampai Desember 2013 mencapai US$1.623,67 juta (angka sementara), atau 16,97% dari total ekspor nonmigas pada periode sama yang mencapai US$9.565,57 juta," kata Suhaimi di Serang, Banten, pekan lalu.

Dia mengatakan selain Amerika Serikat, China juga negara andalan tujuan ekspor nonmigas Banten yang pada bulan Desember 2013 mencapai nilai US$95,16 juta, turun 1,55% dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai US$96,71 juta. Ekspor ke China pada 2013 (Januari-Desember) mencapai US$998,93 juta, atau berperan 10,44% terhadap total ekspor nonmigas.

Suhaimi menyebutkan ada 12 negara tujuan utama ekspor nonmigas asal Banten, yaitu Malaysia, Vietnam, Thailand, Belgia, Jerman, Inggris, Amerika Serikat, China, Jepang, Korea Selatan, Australia dan Brazil. Nilai ekspor nonmigas ke 12 negara tujuan itu pada Desember 2013 mencapai US$583,72 juta, meningkat 4,71% dibanding bulan sebelumnya yang hanya mencapai US$557,47 juta.

Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar selain Amerika Serikat dan China, juga negara Jepang yang mencapai nilai US$73,08 juta, sementara untuk tujuan negara-negara ASEAN dan Uni Eropa masing-masing US$174,54 juta dan US$127,57 juta.

Enam dari 12 negara tujuan ekspor nonmigas Banten mengalami peningkatan nilai ekspor pada Desember 2013 dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan ekspor nonmigas tertinggi berasal dari Amerika Serikat, yaitu US$34,46 juta, sedangkan lima negara lain meningkat kurang dari US$6 juta.

Penurunan tertinggi terjadi pada Malaysia, kemudian disusul Korea Selatan masing-masing US$8,78 juta dan US$7,17 juta. Suhaimi mengatakan, nilai ekspor nonmigas gabungan untuk negara-negara Uni Eropa dan negara-negara ASEAN secara agregat mengalami peningkatan, secara berturut-turut US$19,51 juta dan US$1,92 juta. [ant/ardi]