Modenland Realty Bidik Penjualan Rp 1,7 Triliun - Luncurkan 4 Kluster Baru di Cakung

NERACA

Jakarta – Masih tingginya permintaan pasar terhadap kebutuhan rumah, menjadi alasan PT Modernland Realty Tbk (MDLN) untuk terus meluncurkan produk baru. Tahun ini, perseroan berencana meluncurkan 4 kluster baru yang berada di wilayah Jakarta Garden City, Cakung Jakarta Timur.

Investor Relations PT Modernland Realty Tbk Cuncun Wijaya mengatakan, empat kluster tersebut diharapkan dapat menghasilkan penjualan Rp1,7 triliun. "Di wilayah Jakarta Garden City, kami akan membangun fasilitas komersial berupa area retail dan hiburan, sekolah, rumah sakit, perkantoran, dan mal," katanya di Jakarta, kemarin.

Tahun ini, perseroan telah menyiapkan belanja modal sebesar Rp 1,3 triliun untuk menambah landbank seluas 600 hektar di Cikande dan 300 hektar di Timur Jakarta. Selain itu, perseroan juga

menargetkan dapat menjual lahan seluas 100 ha di Industrial Cikande tahun ini.

Dia mengungkap, target marketing sales di wilayah Cikande ini diharapkan sebesar Rp1,1 triliun. "Target marketing sales kami di 2014 sebesar Rp4 triliun yang terdiri dari residential di Jakarta Garden City dengan target marketing sales Rp1,7 Triliun, penjualan lahan (ke Alam Sutera) Rp1,2 triliun, serta Industrial Cikande dengan target marketing Rp1,1 triliun," jelasnya.

Disamping itu, lanjutnya, perseroan juga berencana membangun hotel bintang tiga di Kawasan industrial Cikande. "Hotel itu baru akan mulai pembangunan pada semester kedua tahun ini dan diharapkan akhir 2015 bisa rampung," ujar dia.

Dirinya menuturkan, strategi yang dilakukan perseroan untuk mencapai target tersebut yakni dengan mengikuti pameran yang diadakan asosiasi-asosiasi industri tertentu, membina hubungan dengan Departemen Peridustrian dan BKPM. Sehingga dapat diperoleh informasi tentang perusahaan yang akan berinvestasi.

Selain itu, pihaknya juga melakukan kunjungan dan presentasi kepada perusahaan potensial terutama yang akan melakukan ekspansi atau perluasan usaha. Perseroan juga akan bekerja sama dengan Departemen Perindustrian untuk melakukan roadshow ke Korea Selatan dan Jepang.

Tahun Politik

Kata Cuncun Wijaya, ditahun politik saat ini diyakini tidak berdampak signifikan terhadap kinerja perseroan. Oleh karena itu, lokasi residential PT Modenland Realty Tbk tidak fokus di luar Jakarta, melainkan di dalam Jakarta. Misalnya proyek Jakarta Garden City yang berada di lokasi Cakung Jakarta Timur, di mana populasi demand atas perumahan berpusat di Jakarta.

‪Menurutnya, ekonomi dan politik di masa sekarang tidak terlalu bersinggungan seperti dahulu. Sehingga, para customer yang membutuhkan rumah sebagai pemenuhan kebutuhan pokok papan, tetap akan malakukan atau merealisasikan pembelian rumahnya tanpa dipengaruhi politik,”Sehingga kami optimistis untuk dapat mencapai target yang telah perseroan tentukan,"tandasnya.

Sementara, Direktur Utama MDLN, William Honoris mengatakan, pihaknya juga berencana untuk dapat mengakuisisi lahan seluas 1.000 hektare (ha). Di mana sekitar 400 ha merupakan lahan yang diperuntukkan di kawasan industri, dan 600 ha untuk menambah lahan di wilayah Timur Jakarta.

William mengatakan, untuk mendukung aksi tersebut, perseroan akan siap menyuntikkan dana yang diambil dari hasil transaksi penjualan tanah ke Alam Sutera,”Selain untuk akuisisi, dari dana ini juga rencananya akan digunakan untuk pengembangan beberapa proyek Modernland lainnya,”ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Tekankan Peningkatan Kesejahteraan Pasca Inhil Jadi Kluster Kelapa di Indonesia

  NERACA   Indragiri Hilir - Dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan turunan kelapa yang ada di Kabupaten Inhil, Bupati HM…

Menilai Kemampuan Industri di Era Digital, Kemenperin Siap Luncurkan INDI 4.0

Menilai Kemampuan Industri di Era Digital, Kemenperin Siap Luncurkan INDI 4.0 NERACA Jakarta -Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan meluncurkan indikator penilaian…

Bank Commonwealth Luncurkan Aplikasi Wealth Management

  NERACA   Jakarta - Bank Commonwealth meluncurkan aplikasi CommBank SmartWealth yang merupakan aplikasi pertama di Indonesia yang berfokus pada…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…