Produk Derivatif Akan Terus Disempurnakan

Dalam rangka pengembangan produk investasi di pasar modal dan sekaligus memberikan alternatif lain produk investasi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan terus menyempurnakan produk derivatif yang ada di industri pasar modal.

Direktur Pengembangan BEI, Friderica Widyasari Dewi mengatakan, sejumlah investor dan perusahaan efek mengharapkan agar BEI mengaktifkan kembali produk derivatif,”Penambahan jumlah investor tentunya harus diiringi dengan jumlah produk. Sehingga minat investor berinvestasi di pasar modal semakin besar," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dia menambahkan, instrumen derivatif juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk melakukan lindung nilai (hedging) atas portofolio yang dimiliki investor. Sebagai informasi, derivatif merupakan kontrak finansial antara dua atau lebih pihak-pihak guna memenuhi janji untuk membeli atau menjual assets yang dijadikan sebagai obyek yang diperdagangkan pada waktu dan harga kesepakatan bersama antara pihak penjual dan pihak pembeli.

Saat ini BEI memiliki beberapa produk derivatif yakni kontrak opsi saham (KOS), dan kontrak berjangka indeks (KBI). Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI, Samsul Hidayat pernah bilang, pihaknya akan mengembangkan sistem penggerak pasar atau "market making system". Serta merevisi bebrapa peraturan tentang transaksi produk derivative,”Kami akan 'launching' ulang produk derivatif. Kemungkinan pada awal semester II tahun ini," tuturnya.

Dia mengungkapkan, produk derivatif yang akan diluncurkan diyakini lebih menarik minat investor dalam mentransaksikannya,”Kami akan mensosialisasikan kepada investor institusi, manajer investasi, dana pensiun, asuransi dan institusi keuangan lainnya," kata Samsul. (bani)

BERITA TERKAIT

Teluk Bintuni akan Gunakan Skema KPBU

      NERACA   Jakarta - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian memilih skema Kerja sama Pemerintah dan Badan…

Taiwan Tawarkan Produk Kesehatan ke Pasar Indonesia

      NERACA   Jakarta - Indonesia merupakan negara yang berada di urutan ke-4 dengan prevalensi diabetes tertinggi di…

Capai 99%, Kolektabilitas Iuran JKN-KIS Terus Didongkrak

      NERACA   Jakarta - Salah satu fokus utama BPJS Kesehatan pada tahun 2018 adalah menjaga kesinambungan Program…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Buana Lintas Lautan Tumbuh 48.5%

PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) berhasil memperoleh laba bersih US$7,44 juta untuk periode Juni 2018, meningkat 48.5% dari periode…

Investor Summit 2018 Berlanjut di Balikpapan

Rangkaian investor summit 2018 berlanjut di kota Balikpapan sebagai kota tujuan ketujuh dengan menghadirkan empat perusahaan tercatat yang menggelar paparan…

Saham DIGI Masuk Dalam Pengawasan BEI

Jakarta - Mengalami kenaikan harga saham di luar kebiasaan atau biasa disebut unusual market activity (UMA), perdagangan saham PT Arkadia…