BEI Suspensi Waran Seri II Smartfren

Mengalami peningkatan harga waran yang tinggi di luar kewajaran, menjadi alasan bagi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan Waran Seri II PT Smartfren Telecom Tbk (FREN-W) di pasar reguler dan pasar tunai selama satu sesi perdagangan kemarin.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Kepala Divisi (Kadiv) Perdagangan Saham BEI, Andre PJ Toelle mengatakan, suspensi tersebut terkait dengan lebih tingginya harga harga waran (Rp65) dibandingkan dengan harga sahamnya (Rp53) pada sesi II perdagangan Rabu (12/2).

Menurut dia, suspensi itu dilakukan dengan tujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Waran Smartfren Telecom. Dia mengimbau para pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan. (bani)

BERITA TERKAIT

Korindo Mengancam Untuk Mengubur Kebenaran

Forest Stewardship Council (FSC), Dewan Sertifikasi Global untuk pengelolaan hutan secara bertanggung jawab, menjadwalkan untuk merilis kesimpulan dari temuan-temuan investigasi…

BEI Delisting Efek PT Sigmagold Inti Perkasa

Mengawali perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/11), PT Bursa Efek Indonesia resmi menghapus pencatatan efek PT Sigmagold…

Tribelio Hadirkan Platform Berbasis Komunitas

Jumlah entrepreneur di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Data Entrepreneurship Global Index 2018 menunjukan indeks kewirausahaan di Indonesia sudah mencapai…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Industri Pariwisata Tumbuh - BTN Siap Garap Dana Murah di Bengkulu

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) terus memperkuat strategi bisnisnya di Bengkulu dengan membidik seluruh segmen nasabah pada berbagai produk…

Tingkat Hunian Kamar Naik 9,6% - Eastparc Hotel Raup Laba Rp 5,8 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2019, PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 5,8…

Berkah Menjadi Sub Holding Gas - PGN Pede Penggunaan Gas Bumi Akan Lebih Optimal

Menyadari luasnya cakupan wilayah Indonesia dan juga besarnya populasi masyarakatnya, tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi PT Perusahan Gas Negara (Persero)…