Perkuat Bisnis, Adira Terbitkan Obligasi Rp 4 Triliun

Perkuat modal, PT Adira Finance Tbk berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan sedikitnya Rp 4 triliun di tahun ini. Obligasi ini akan diterbitkan dalam 2 tahap masing-masing Rp 2 triliun. Untuk tahap awal, obligasi akan diterbitkan pada kuartal kedua tahun ini.

Direktur Keuangan PT Adira Finance Tbk, I Dewa Made Susila mengatakan, obligasi tersebut diterbitkan untuk menopang pembiayaan bisnis perseroan dalam jual beli kendaraan bermotor baik kendaraan roda dua maupun empat,”Kita akan terbitkan obligasi Rp 4 triliun. Bertahap tahun ini, kemungkinan kuartal dua. Ini untuk pembiayaan mobil, motor baru dan bekas," kata dia di Jakarta, Rabu (12/2).

Dia menyebutkan, tahun ini perseroan membutuhkan pendanaan untuk pembiayaan sedikitnya Rp 5 triliun. Selain menerbitkan obligasi, anak usaha PT Bank Danamon Tbk juga tengah membidik pinjaman sindikasi US$ 200 juta yang bakal disebar ke beberapa negara Asia dan Timur Tengah,”Kita juga mau cari sindikasi US$ 200 juta. Sindikasi lagi jalan, nanti dipasarkan di Asia kayak Jepang, Taiwan, Singapura dan Timteng,”ungkapnya.

Selain itu, perseroan juga tengah melakukan perencanaan pinjaman bilateral dengan 4 perbankan. Namun, pihaknya belum bisa menyebutkan secara rinci besaran pinjaman dan bank apa yang tengah dibidik. Dia menambahkan, saat ini perseroan masih punya obligasi jatuh tempo senilai Rp 3,2 triliun. Utang jatuh tempo ini dilunasi perseroan dari dana internal dan pendapatan perseroan. Saat ini, posisi kas perseroan masih ada di atas Rp 1 triliun,”Jatuh tempo obligasi tahun ini Rp 3,2 triliun. Akan dilunasi dari kas internal. Posisi kas di atas Rp 1 triliun tapi kan kita punya tagihan Rp 2,5 triliun per bulannya, kita bisa collect dari situ,”ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

CIMB Niaga Rilis Obligasi Rp 1,012 Triliun

Danai ekspansi bisnisnya, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) telah menetapkan bunga tiga seri obligasi senilai Rp1,012 triliun. Dengan demikian,…

Naik Rp1,25 Triliun, Banggar Tetapkan Anggaran Subsidi Energi Rp157,79 Triliun

      NERACA   Jakarta - Rapat Panitia Kerja Badan Anggaran DPR menyetujui alokasi subsidi energi sebesar Rp157,79 triliun…

Obligasi Masih Ramai di Sisa Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Meskipun dihantui sentimen kenaikan suku bunga, potensi pasar obligasi dalam negeri hingga akhir tahun masih positif. “Dengan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…