Pefindo Desak Produk Reksa Dana Diperingkat

NERACA

Jakarta- Masih rendahnya minat perusahaan sekuritas untuk merating produk reksa dana tidak menyurutkan minat PT Pemeringkat Indonesia (Pefindo) untuk mengembangkan usaha pemeringkatan di produk ini. Sebagai langkah awal, lembaga pemeringkat pemerintah ini merekomendasikan agar produk-produk reksa dana fixed income bisa dilakukan.“Memperhatikan kepentingan investor, produk seperti fixed income dibuatkan saja wajib.” kata Direktur Utama Pefindo, Ronald T. Kasim di Jakarta, Rabu (12/2).

Dengan dilakukannya pemeringkatan produk reksa dana, menurut dia, investor tidak membeli produk seperti “kucing dalam karung” karena dapat dinilai kualitasnya. Pasalnya, untuk peretingan produk reksa dana ini, tidak hanya penilaian atas produk reksa dana terkait, namun juga entitas dan rekam jejak manajer investasi yang mengelola portofolio produk reksa dana tersebut. “Kita monitor yang bulanan.” ujarnya.

Rating reksa dana, menurut dia, sebelumnya telah dilakukan oleh PT Danareksa Investment Management, dan Batavia Prosperindo Aset Management pada tahun 2010. Rencananya, untuk pengembangan rating reksa dana tahun ini, Pefindo akan melakukan kerja sama dengan beberapa perusahaan sekuritas. Utamanya, kepada perusahaan-perusahaan yang terafiliasi. “Target reksa dana 20 produk. Kita akan aktif di pemegang saham yang punya produk dan yang terafiliasi dengan kita.” jelasnya.

Selain pengembangan produk reksa dana, pada tahun ini Pefindo optimis menargetkan sebesar Rp79 triliun untuk nilai emisi penerbitan surat utang baru. Rinciannya, sebesar Rp39 triliun untuk obligasi jatuh tempo, dan sebesar Rp6,7 triliun untuk mandat yang telah dikantongi Pefindo per 7 Februari 2014. Sementara untuk pangsa pasar pemeringkatan obligasi ditargetkan masih sama seperti tahun lalu. “Kita pertahankan pangsa pasar sebesar 85%.” ujarnya.

Pihaknya mencatat, mandat yang diperoleh untuk penerbitan surat utang baru, antara lain dari sektor perbankan, properti, ritel, makanan dan minuman, perkebunan, dan transportasi. Adapun sepanjang tahun 2013, perseroan telah melakukan pemeringkatan atas 74 perusahaan, 5 pemeringkatan Pemda, dan 30 mandat riset ekuitas. (lia)

BERITA TERKAIT

Hadir dengan Produk Inovatif, AQUA Japan Optimistis Capai Target Market 32% pada 2018

Hadir dengan Produk Inovatif, AQUA Japan Optimistis Capai Target Market 32% pada 2018 NERACA Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia berdasar…

Gihon Telekomunikasi Serap 80% Dana IPO

Sejak resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal beberapa bulan lalu, PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) telah menggunakan lebih dari…

Kalsel Diminta Manfaatkan Dana Bergulir LPDB-KUMKM

Kalsel Diminta Manfaatkan Dana Bergulir LPDB-KUMKM NERACA Banjarmasin - Meski jumlah koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tingkatkan Kualitas Pasar Modal - Bursa Efek Rilis 12 Program Prioritas

NERACA Jakarta – Dalam rangka meningkatkan daya saing industri pasar modal dan juga memacu pertumbuhan transaksi saham serta kemudahan bagi…

Laju IHSG Sepekan Kemarin Terkoreksi 1,20%

NERACA Jakarta - Laju indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin mengalami koreksi sebesar 1,20% menjadi 5.872,78 poin dari 5.944,07…

Cari Modal Danai Jalan Tol - Lagi, Jasa Marga Bakal Rilis RDPT Rp 1,55 Triliun

NERACA Jakarta – Besarnya kebutuhan dana pembangunan beberapa ruas jalan tol,  mendorong PT Jasa Marga Tbk (Persero) atau JSMR disibukkan…