Padi Cianjur Perlu Ditingkatkan

NERACA

Cianjur - Wakil Bupati Cianjur H. Suranto menegaskan, , Gabungan Petani Organik (GPO) Cianjur harus mampu menjaga serta meningkatkan kualitas padi yang dihasilkan karena hasil pertanian yang diolah dengan pupuk organik saat ini cukup mahal di pasaran. Selain itu para petani juga harus bisa mengolah hasil pertaniannya tanpa harus terus di bantu oleh pemerintah dari segi anggaran,sarana dan prasarana serta pemasarannya.

“Namun demikian pemerintah akan terus membina dan memberikan arahan bagi para petani untuk mengolah lahan dengan baik sehingga mampu meningkatkan pemasukan dan berdaya saing,”tandas dia saat silaturachmi dengan anggota GPO, Selasa kemarin.

Gabungan Petani Organik (GPO) Nyi- Sri telah dikukuhkan melalui SK Bupati No. 146 Tahun 2011 pada tanggal 11 Juli 2011. Saat ini anggotanya telah mencapai seratus orang dan telah tersebar di empat belas kecamatan. GPO telah meraih beberapa piagam penghargaan sebagai Kelompok Tani kreatif yang telah menemukan formula pupuk organik sehingga mampu mengintensifikasi hasil pertanian.

Salah satu temuannya adalah pupuk organik yang di olah sedemikian rupa untuk mempercepat usia panen padi dan memperbanyak batang yang tumbuh dari bibit padi yang di tanam dari satu bibit bisa menumbuhkan hampir delapan puluh batang padi. Temuan pupuk organik ini tentunya harus di tindak lanjuti dengan pemberian lisensi agar tidak di salah gunakan oleh pihak lain.

Sementara Ketua GPO Cianjur, H.Usman Suparman mengemukakan, memasuki abad 21, masyarakat dunia mulai sadar bahaya yang ditimbulkan oleh pemakaian bahan kimia sintetis dalam pertanian. Masyarakat semakin arif dalam memilih bahan pangan yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan. Gaya hidup sehat dengan slogan Back to Nature telah menjadi trend baru meninggalkan pola hidup lama yang menggunakan bahan kimia non alami.

BERITA TERKAIT

APPTHI: KPK Perlu Didukung Karena Naikkan IPK

APPTHI: KPK Perlu Didukung Karena Naikkan IPK NERACA Jakarta - Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum Indonesia (APPTHI) menilai keberadaan Komisi…

UU Perlindungan Konsumen Perlu Direvisi

Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Ardiansyah Parman mengatakan perlu ada revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen…

BPK Tak Bisa Kendalikan Auditornya - PERLU KOMITMEN PETINGGI NEGARA BERANTAS KORUPSI

Jakarta-Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Moermahadi Soerja Djanegara mengungkapkan, tidak bisa mengendalikan “permainan” auditor di lapangan yang sedang memeriksa lembaga…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Mendongkrak Literasi dan Inklusi Keuangan dengan "Membumikan" Asuransi

Mendongkrak Literasi dan Inklusi Keuangan dengan "Membumikan" Asuransi NERACA Jakarta - Hasil riset Otoritas Jasa Keuangan pada 2016 menyebut bahwa…

Wali Kota Depok Berharap Anies-Sandi Dapat Bekerja Sama

Wali Kota Depok Berharap Anies-Sandi Dapat Bekerja Sama NERACA Depok - Wali Kota Depok Mohammad Idris berharap kepada Gubernur dan…

Dishub Kota Sukabumi Rancang Angkot Eksklusif

Dishub Kota Sukabumi Rancang Angkot Eksklusif NERACA Sukabumi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, terus melakukan inovasi perkembangan transportasi. Satu…