Priksa Tekanan Darah Sejak Dini - Waspada Risiko Penyakit

NERACA

Memasuki usia dewasa, tepatnya mulai di usia 18 tahun, berarti tandanya Anda juga mulai harus lebih waspada terhadap berbagai risiko penyakit. Ini penting karena sebuah studi mengungkapkan tanda-tanda seseorang terkena penyakit jantung sudah mulai bisa terlihat saat ia memasuki usia ke-18.

"Tekanan darah pada usia dewasa muda dapat berdampak pada risiko penyakit jantung di kemudian hari. Kita tak bisa menunggu sampai usia pertengahan untuk mengatasinya. Jika kita dapat menjaga tekanan darah tetap normal sejak muda, kita dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke," ungkap Norrina Allen, asisten profesor kedokteran di Northwestern University Feinberg School of Medicine.

Hasil pemeriksaan tekanan darah pada mereka yang berusia 18-55 tahun mengungkapkan bahwa seseorang berisiko tinggi untuk mengalami kalsifikasi arteri koroner, yaitu penanda untuk penyakit jantung, di usia pertengahan.

Juga dikenal sebagai pengerasan arteri, deposit kalsium ini diketahui dapat mempersempit arteri koroner dan meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung. "Kita bisa mengubah gaya hidup seperti dengan meningkatkan aktivitas fisik atau diet yang lebih baik untuk menjaga tekanan darah tetap normal," lanjut Allen.

Sementara itu, menurut Donald Lloyd-Jones, seorang ahli jantung di Northwestern Memorial Hospital, seseorang dengan tekanan darah tinggi sedini mungkin harus melakukan gaya hidup sehat dan jika perlu diberi obat-obatan.

"Meskipun tekanan darah dapat dengan cepat diturunkan dengan obat, namun kerusakan pada jantung dan pembuluh darah yang disebabkan oleh waktu akibat tekanan darah tinggi cenderung menetap," tegas Lloyd-Jones.

Kelompok usia yang berisiko tertinggi untuk mengalami peningkatan tekanan darah adalah di usia 18 tahun. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berkembang menjadi hipertensi di usia menengah. Selain itu, mereka juga menjadi empat kali lebih mungkin untuk mengalami kalsifikasi arteri koroner.

BERITA TERKAIT

Waspada Bahaya “Jackpotting”

    NERACA   Jakarta - Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi atau Communication and Information System Security Research Center…

WASPADA RADIKALISME

Direktur Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens (kanan) bersama anggota DPR RI Aria Bima, Dosen London School Gracia Paramitha dan Direktur…

Jaga Wiyata Gelar Aksi Edukasi Jaga Bhumi - Peduli Lingkungan Sejak Dini

Memperkenalkan kekayaan alam Indonesia dan juga menjaga kelestariannya kepada siswa sejak dini, dirasakan penting agar anak cucu yang akan datang…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Penyakit yang Sering di Alami Wartawan

Di Hari Pers Nasional yang dirayakan setiap tanggal 9 Februari, Menteri Kesehatan Nila Moeloek menekankan pentingnya para wartawan menjaga kesehatannya. …

Pemerintah Perbaiki Infrastruktur Sanitasi - Cegah Stunting

Guna menangani masalah stunting atau kurang gizi kronis nasional Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menyiapkan infrastruktur air…

Mengenal Lebih Dekat Penyakit Parkinson

Drummer sekaligus pendiri band Mr. Big, Pat Torpey meninggal dunia, Rabu (7/2). Torpey meninggal dalam usia 64 tahun karena komplikasi…