Jelang IPO, Citilink Cari Investor Strategis

Guna mengembangkan bisnis usaha penerbangan yang saat bersaing cukup sengit, rupanya PT Citilink Indonesia yang merupakan anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mengakui tidak bisa berjalan sendiri tanpa ada kerjasama dengan investor strategis. Oleh karena itu, saat ini perseroan tengah mencari investor strategis untuk bersama mengembangkan kinerja perseroan ke depan.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar mengatakan, tujuan anak usaha perseroan mencari mitra stategis bukan hanya berharap dari segi penyertaan suntikan dana. Namun, lebih ke pengelolaan manajemen bisnis maskapai bertarif rendah (low cost carrier/LCC), sehingga menjadi lebih baik,”Partner yang kita inginkan ini bukan hanya partner untuk pendanaan, tapi partner yang juga tahu bagaimana membawa bisnis penerbangan LCC. Citilink kita lihat ke depan dan tentunya ujung-ujungnya kita ingin Citilink itu IPO,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, dengan pengelolaan manajemen bisnis baru bersama mitra strategis, dia berharap Citilink dapat segera melepaskan saham perdana ke publik (initial public offering/IPO). Perseroan telah menunjuk penasehat keuangan (financial advisor) yaitu Standard Chartered Bank yang bertujuan untuk melakukan uji kelaikan (fit and proper test) kepada investor stategis.

Dia berharap, penunjukan mitra stategis tersebut dapat diputuskan pada semester pertama tahun ini,”Meskipun Citilink nantinya dapat menggandeng mitra strategis, namun saham perseroan masih akan tetap mayoritas. Ada beberapa calon peminat yang masih dalam tahap negosiasi dengan financial advisor, tetapi kami masih belum bisa menyebutkan,"kata Emirsyah. (bani)

BERITA TERKAIT

Modernland Cetak Penjualan Rp 4,27 Triliun

Sepanjang tahun 2019 kemarin, PT Modernland Realty Tbk (MDL) berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp4,27 triliun. Investor Relations Assistant Manager…

Pan Brothers Taksir Kontrak Tumbuh 15%

Emiten garmen dan tekstil, PT Pan Brothers Tbk (PBRX) memproyeksikan kontrak tahun ini bisa tumbuh hingga 15% dibandingkan tahun lalu.…

Hartadinata Anggarkan Capex Rp 20 Miliar

Rencanakan pembukaan toko ritel baru, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mengalokasikan belanja modal senilai Rp15 miliar-Rp20 miliar pada tahun ini.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PGN Anggarkan Belanja Modal US$ 700 Juta

NERACA Jakarta – Sukses membangun jaringan pipa gas lebih luas lagi di tahun 2019, di tahun ini PT Perusahaan Gas…

Pertegas Komitmen Pembangunan - Meikarta Serah Terima Kunci 400 Unit Hunian

NERACA Jakarta – Memenuhi komitmen kepada pelanggannya, pengembang properti Meikarta akan segera serah terima kunci 400 unit hunian di area…

Lippo Karawaci Catatkan Penjualan Rp 1,85 Triliun

NERACA Jakarta –Bisnis properti sepanjang tahun 2019 masih dirasakan manisnya oleh PT Lippo Karawaci Tbk (LKPR). Pasalnya, emiten properti ini…