BRI Dukung Penuh BPJS Kesehatan

Senin, 10/02/2014

NERACA

Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk akan mengerahkan seluruh jaringannya untuk melayani masyarakat. "Ini merupakan program pemerintah yang diamanatkan oleh Undang-Undang. Tentu BRI sebagai bank milik negara, kami wajib mengawal implementasi BPJS sampai sukses," ujar Direktur Utama BRI Sofyan Basir di Jakarta, Minggu (9/2).

Sofyan mengatakan, keberadaan dan kesiapan jaringan layanan BRI mulai dari Sabang sampai Merauke hingga ke pelosok Desa menjadikan BRI sangat ideal untuk memberikan layanan terbaik bagi implementasi BPJS Kesehatan.

Saat ini BRI terus melakukan ekspansi jaringan layanan. Per 31 Desember 2013, terdapat jaringan outlet konvensional sebanyak 9.808 buah, E-channel terdiri atas Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sebanyak 18.292 buah, Electronic Data Capture (EDC) sebanyak 85.936, CDM 192, kiosk 100, dan e buzz sebanyak 50 buah.

Dengan jaringan terbesar, terbanyak, dan terluas tersebut, BRI menyatakan siap mendukung dan menyukseskan program-program BPJS. Sebelumnya, Sofyan Basir bersama Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris menandatangani Perjanjian Kerjasama Layanan Pendaftaran Kepesertaan Aktif dan Penyediaan Jaringan Komunikasi Data Pada Fasilitas Kesehatan yang telah Bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, hari Minggu 9 Februari 2014 di Bengkulu.

Sofyan mengatakan, selain itu, layanan teknologi informasi (TI) BRI juga siap melayani peserta BPJS."Kami juga memiliki sumber daya manusia (SDM) yang terbesar dan terampil untuk membantu peserta BPJS. Jadi, tidak perlu khawatir," pungkas Sofyan.

Sofyan menambahkan, BRI juga akan mengerahkan layanan TI BRI yang sudah terintegrasi disemua jaringan. “Pelayanan ini membutuhkan dukungan layanan Teknologi Informasi yang handal serta reliable, dan BRI siap untuk melayani semuanya. Tidak ada masalah,” ujar dia.

Untuk sistem pendaftaran kepesertaan BPJS, BRI menjadi satu-satunya bank yang telah melakukan Integrated System dengan aplikasi pendaftaran yang ada di BPJS Kesehatan. Sehingga data peserta baru yang masuk via teller BRI akan langsung ter-connect ke dalam database BPJS Kesehatan, dan akan langsung mendapat nomor Virtual Account.

"Tinggal datang dan daftar di unit kerja BRI seluruh Indonesia, sangat mudah. Dan hal ini juga berarti effisiensi bagi BPJS Kesehatan, karena tidak perlu nambah kantor dan SDM," jelas Sofyan.

Selain itu, sebagai salah satu bentuk dukungan atas program ini, BRI juga akan mendorong kurang lebih 40 Juta nasabah KUR dan KUPEDES BRI di seluruh Indonesia untuk masuk dalam kepesertaan aktif BPJS.

Untuk pembayaran preminya, para peserta BPJS Kesehatan cukup memasukkan Nomor Virtual account masing-masing peserta dalam Aplikasi BRI Virtual Account (BRIVA). Layanan BRI Virtual Account (BRIVA) ini memberikan kemudahan dalam pemanfaatan sistem layanan jasa perbankan yang cepat, nyaman, modern, dan terpercaya.

BRIVA merupakan virtual account perbankan dengan sistem real time online. “Ke depannya, BRI juga akan memberikan fasilitas Auto Debet bagi para peserta, sehingga nantinya mereka tidak perlu lagi datang ke unit kerja BRI atau e-Channel BRI, karena rekeningnya telah terdebet otomatis unuk pembayaran preminya,” tandasnya. [sylke]