ABM Investama Kucurkan Dana Rp 283,70 Juta

PT ABM Investama Tbk (ABMM) melalui anak usahanya PT Reswara Minergi Hartama pada Januari 2014 mengucurkan dana untuk eksplorasi batu bara sebesar Rp283,70 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Direktur Utama PT Reswara Minergi Hartama Tbk, Harry Asmar mengatakan, program pemboran infil driling sebanyak lima lubang bor dengan total kedalaman 346,9 meter dan geophysical logging sebanyak lima lubang bor dengan kedalaman 312,17 meter,”Pihak yang melakukan eksplorasi pada lokasi tersebut yaitu PT Tata Bara Utama (pemboran) dan CV Martiel Cahaya Perkasa (logging)," kata Harry.

Menurut Harry, pemilihan areal dilakukan pada area wilayah konsesi batu bara PT Mifa Bersaudara yang merupakan group dari PT Media Djaya Bersama (anak usaha Reswara) di Kabupaten Aceh Barat, provinsi Nagroe Aceh Darussalama (NAD),”Hasil aktivitas tersebut bertujuan untuk meningkatkan kenyakinan terhadap interpretasi cadangan yang sudah ada," ucap Harry.

Sebagai informasi, PT ABM Investama Tbk mendapat utang senilai US$ 450 juta (Rp 4,5 triliun) dari 3 bank internasional dan 1 bank BUMN. Disebutkan, pinjaman ini digunakan untuk tambahan modal anak usaha. Dimana konsolidasi pendanaan ini akan meningkatkan kemampuan ABMM dalam memperkuat arus kas, di mana strategi ini akan meningkatkan solvabilitas perusahaan sekaligus mengurangi eksposur perseroan terhadap risiko liabilitas.

Utang tersebut akan dikucurkan kepada seluruh anak usaha perseroan, kecuali PT Sumberdaya Sewatama (SS) yang telah menerbitkan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pihak yang memberi pinjaman antara lain Grup OCBC (OCBC Bank Singapore dan PT Bank OCBC NISP Tbk), DBS Bank Singapore, PT Bank ANZ Indonesia, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). (bani)

BERITA TERKAIT

Menaker Klaim Fasilitasi Penempatan Kerja 8 Juta Orang

    NERACA   Bekasi - Kementerian Ketenagakerjaan mengklaim telah memfasilitasi penempatan kerja kepada delapan juta lebih angkatan kerja dalam…

Shinhan AM Siapkan RDPT Untuk Pasar Korsel - Targetkan Dana Kelola Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Guna memenuhi target dana kelolaan hingga akhir tahun ini sebesar Rp 1,5 triliun, PT Shinhan Asset Management…

GALANG DANA BAGI LOPER KORAN

Kepala Divisi Layanan Muzaki BAZNAS, Rulli Kurniawan dan pimpinan Agan saat meresmikan program penggalangan dana (crowdfunding) bagi loper koran di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…