LPDB Alokasikan Dana Bergulir Rp1 Triliun

Manado - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah mengalokasikan dana bergulir tanpa jaminan berbunga enam hingga sembilan persen per tahun sebesar Rp1 triliun untuk koperasi di seluruh Indonesia. "Rencana bisnis LPDB 2011 sebesar Rp1 triliun untuk pemberdayaan koperasi sehingga mampu bangkit mengembangkan usaha dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya anggota koperasi," kata Direktur Bisnis LPDB KUMKM Halomoan Tamba di Manado, Selasa.

Halomoan mengatakan, koperasi yang bisa mendapatkan dana tersebut harus memenuhi syarat yakni melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT), mengusulkan proposal pendapatan dan belanja, serta memiliki kegiatan usaha riil yang sedang ditangani sekarang baik sektor riil maupun simpan pinjam.

Dana ini disalurkan tanpa jaminan seperti sertifikat, tetapi hanya dalam bentuk fidusia seperti piutang anggotanya, sedangkan bagi koperasi yang tidak punya piutang akan ada cara sendiri tetapi yang jelas tanpa jaminan sertifikat dan lainnya.

Tingkat suku bunga yang dikenakan untuk dana LPDB ini, kata Halomoan, untuk sektor riil hanya enam persen per tahun dengan sistem bunga menurun sedangkan koperasi simpan pinjam sebesar sembilan persen menurun dengan jangka waktu tiga hingga empat tahun. "Besarnya dana yang bisa diterima masing-masing koperasi, tergantung pada kelayakan proposal yang diajukan, bisa miliaran rupiah, ratusan juta dan jumlah lainnya," kata Halomoan.

Akumulasi dana LPDB yang disalurkan sejak 2008 hingga 2011 sebanyak Rp1,19 triliun diberikan kepada 681 koperasi di seluruh Indonesia. Sementara untuk realisasi Januari hingga Juli 2011 baru mencapai Rp554,46 miliar yang diterimakan kepada 380 koperasi/mitra.

Penyaluran dana bergulir LPDB di Regional IV Januari-Juli 2011 yakni DKI Jakarta Rp54,42 miliar (18 mitra/koperasi), Jawa Barat Rp90,43 miliar (64 mitra), Jawa Tengah Rp96,16 miliar (78 mitra), Jawa Timur Rp91,23 miliar (61 mitra), Sulut Rp500 juta (satu koperasi), Sulawesi Tenggara Rp450 juta (2), Maluku Rp1,45 miliar (3) dan Maluku Utara Rp1,1 miliar (2 mitra).

BERITA TERKAIT

Bukalapak Rilis Tujuh Produk Reksa Dana Baru

NERACA Jakarta - Melihat tingginya minat investor terhadap produk reksa dana yang tersedia di BukaReksa, kini Bukalapak kembali menghadirkan tujuh…

Mandiri Investasi Bakal Rilis Tiga KIK EBA - Targetkan Dana Kelola Tumbuh 20%

NERACA Jakarta – Tahun depan, PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) menargetkan pertumbuhan total dana kelolaan atau asset under management…

BCA Salurkan Kredit Rp2 Triliun ke Pegadaian

  NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyadari pentingnya pelayanan gadai untuk masyarakat di Indonesia, terutama…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps

      NERACA   Washington - Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya…

Amartha Salurkan Pembiayaan Rp200 miliar

      NERACA   Jakarta – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) telah menyalurkan pembiayaan dengan model financial technology (fintech)…

Mahasiswa GenBI Diharapkan jadi Garda Terdepan

      NERACA   Bogor - Bank Indonesia (BI) meminta kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa BI dapat mendedikasikan ilmu…