Penerbitan Notes Sri Rejeki Sesuai Jadwal

Perusahaan tekstil PT Sri Rejeki Isman Textil Tbk (SRIL) memastikan rencana penerbitan surat utang (notes) senilai US$350 juta melalui anak usahanya PT Sinar Pantja Djaja (SPD) akan sesuai jadwal, meskipun pemilik PT Sri Rejeki Isman Textil Tbk, HM Lukminto meninggal dunia Rabu (5/2) di Singapura.

Analis Asjaya Indosurya Securities, William Surya Wijaya mengatakan, notes yang akan diterbitkan anak usaha SRIL sepertinya akan berjalan sesuai dengan jadwal yang ditentukan,“Wafatnya HM Lukminto yang merupakan pendiri dan pimpinan grup perusahaan produsen tekstil tersebut, tidak menggangu rencana perseroan dalam menerbitkan notes,”ujarnya di Jakarta, Kamis (6/2).

Menurutnya, sekalipun terkpaksa tergangu hanya akan di tunda, karena semua sudah berjalan sesuai sistem. Sebagai informasi, penerbitan notes senilai US$350 juta akan digunakan untuk pelunasan hutang jangka panjang dan pembayaran percepatan serta membiayai rencana ekspansi usaha dimasa yang akan datang.

Asal tahu saja, perseroan hingga akhir 2013 telah menggunakan seluruh dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offring/IPO) sebesar Rp1,29 triliun. Dana IPO tersebut telah direalisasikan sesuai dengan prospektus perseroan. Adapun rincian penggunaan dana IPO yakni, Rp723,06 miliar untuk akuisisi pabrik pemintalan, Rp113,78 miliar untuk ekspansi pabrik konvensi, Rp341,69 miliar untuk modal kerja pabrik pemintalan dan sisanya Rp112,5 miliar untuk modal kerja pabrik konveksi. (bani)

BERITA TERKAIT

Percepat Dokumentasi Kredit - Bank BTN Luncurkan Web e-Mitra Operation

Dalam rangka meningkatkan kualitas kredit dan layanan kepada debitur, khususnya debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR), PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

Chiefy Adi Jabat Dirut Baru Jasa Armada

Hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) memutuskan untuk merombak jajaran direksi dan…

BNI Sekuritas Bidik IPO Anak Usaha BUMN

Meskipun tahun ini tidak membawa anak usaha BUMN go public, namun PT BNI Sekuritas tengah menjajaki mandat underwriting penawaran umum…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sukseskan Target SDGs - BEI Perkuat Kemitraan Antar Perusahaan

NERACA Jakarta - Dalam rangka menyukseskan kemitraan strategis antar perusahaan di Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan terus terbuka…

Kantungi Pinjaman BCA Rp 624 Miliar - Dharma Satya Terus Perluas Pembangunan Pabrik

NERACA Jakarta – Musim kemarau yang berkepanjangan, ditambah kondisi harga komoditas yang masih lesu tidak menyurutkan recana PT Dharma Satya…

Bisnis Pembiayaan CNAF Tumbuh 93,3%

NERACA Jakarta- Kendatipun bisnis otomotif diprediksi masih akan lesu hingga akhir tahun, hal tersebut tidak memberikan dampak bagi bisnis pembiayaan…