Pefindo Beri Peringkat AAA Bank BNI

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idAAA untuk PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan prospek stabil. Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata analis Pefindo Gary Hanniffy, peringkat tersebut mencerminkan status BBNI yang sangat penting bagi pemerintah Indonesia sebagai pemegang saham pengendali, posisi bisnis yang sangat kuat dan likuiditas yang baik,”Namun, kekuatan ini sebagian ini diimbangi profil kualitas aset di bawah rata-rata,”ujarnya.

PT Bank Negara Indonesia Tbk yang mayoritas sahamnya dimiliki pemerintah atau sekitar 60% dan sisanya publik tersebut menawarkan jasa perbankan korporasi, komersial, konsumer, internasional, tresuri dan perbankan syariah. Selain memberikan peringkat kepada BBNI, Pefindo juga memberikan peringkat kepada PT Bank Panin Syariah Tbk (PNBS) pada idA+ dengan prospek stabil.

Analis Pefindo lainnya, Danan Dito mengatakan, peringkat itu mencerminkan status PNBS yang sangat penting bagi induk usaha, PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN), potensi pertumbuhan industri perbankan syariah yang tinggi dan permodalan yang kuat,”Kendati demikian, peringkat ini juga dibatasi profitabilitas yang moderat dan tingkat konsentrasi yang tinggi terhadap dana pihak ketiga bank,”paparnya.

Adapun, saham PNBS sebanyak 96,75% dimiliki PNBN dan sisanya 3,25% dimiliki publik. PNBS baru saja mencatatkan sahamnya di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Januari 2014 dan mendapatkan dana segar Rp475 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

BNI Belum Putuskan Soal Kerjasama WeChat dan Alipay

    NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (BNI) masih belum menentukan keberlanjutan kerja sama dengan dua perusahaan…

Bakal Diakuisi Bank Korea - Crossing Bank Agris Capai Rp 1 Triliun

NERACA Jakarta – Santernya rencana PT Bank Agris Tbk (AGRIS) bakal diakuisisi perusahan perbankan asal Korea, mendorong terjadinya terjadinya aksi…

Bank BUMN Minta Pengaturan Bunga Deposito

      NERACA   Jakarta - Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memandang saat ini industri perbankan masih memerlukan pengaturan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penetrasi Pasar di Luar Jawa - Mega Perintis Siapkan Capex Rp 30 Miliar

NERACA Jakarta – Rencanakan membuka 20 gerai baru tahun ini guna memenuhi target penjualan sebesar 14%-15% menjadi Rp 509 miliar,…

Lagi, Aperni Jual Kapal Tidak Produkif

Dinilai sudah tidak lagi produktif, PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) resmi mendivestasi aset perusahaan berupa kapal, yaitu kapal…

Rig Tender dan Petrus Sepakat Berdamai

Perkara hukum antara PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) dengan PT Petrus Indonesia akhirnya menemui kata sepakat untuk berdamai. Dimana…